All About Rani

Salam Ranians…………..pa kabar ??? Kali ini Admin akan menghadirkan ALL ABOUT RANI buat para likers smua, walo mungkin tidak sempurna tapi berharap bisa menjadi tambahan memory akan kenangan tentang rani seperti apa. ok!

coba lihat gambar terlebih dulu ya, perhatikan baik-baik. sudah ????
yupz siapa sangka gadis remaja di foto tersebut yang tumbuh dan sangat disyang di tengah2 keluarganya, seorang putri bungsu yang kelahirannya didamba2kan oleh ortunya kini tumbuh menjadi seorang superstar yang luar biasa di tengah2 industry Bollywood. yah, Rani Mukerji, seorang Aktris yang kini posisinya sudah bisa di sejajarkan dengan 3 Khan walo mungkin dengan level yang berbeda.hehehe

Rani Mukerji, tentu saja untuk sampai di Posisinya saat ini bukanlah sesuatu yang dia dapat secara instan or kebetulan, melainkan semua penuh dengan usaha dan kerja keras tanpa lelah, dan yang tak terlupa adalah dukungan an doa dariorang2 terdekatnya. Rani tidak langsung menjadi aktris papan atas yang banyak dilirik oleh film maker seperti saat ini, melainkan tahapan demi tahapan dia jalani dalam karirnya sebelum ada di posisi puncak dan menstabilkan karirnya dalam dunia akting. ok, next beberapa waktu ke depan, kami dari admin akan mencoba mengulasnya lebih detil perjalanan karir rani dalam ALL ABOUT RANI, so ranians….jangan lewatkan ya…….

Kuch Kuch Hota Hai, mungkin banyak diantara ranians dan juga likers yang mengenal sosok rani pertama kali lewat film ini. yah wajar karena pada era akhir 90an film ini melejit dan sukses besar, bahkan seolah mengubah paradigma perfilman bollywood dimana yang pada era sebelumnya Bollywood seringkali bergenre action tapi lewat film ini genre Drama mulai dihidupkan KEMBALI dalam Bolywood (era2 sblm nya bolly jg sudah banya genre drama). tapi, apakah ranians dan likers tahu bahwa film KKHH ini bukanlah film pertama yang membawa rani ke layar lebar dan dunia akting ??? lalu film apakah yang menjadi ajang seorang rani pertama kali menuangkan kemampuannya dalam dunia seni peran ????

Biyer Phool….yah, film inilah yg pertama kali menggiring Rani masuk dalam dunia peran. saat itu usianya masih sekitar 15 tahun dan dia hadir di film ini sebagai Chameo saja. Film ini adalah film yang diproduksi ayahnya sendiri Ram Mukerji dalam naungan Filmilaya sbg PH nya. Mungkin saat itu sang ayah ingin mengajak putrinya mencicipi seperti apa dunia film, tak heran setelah film itu selesai dan dilempar ke pasar sang ayah pun meminta rani menjauh dari dunia film dan fokus pada studynya.* hehehe bener2 hanya ingin putrinya mencicipi kali ya uncle ram??

Lalu bagaimana kelanjutan perjalanan karir rani hingga seperti sekarang ??? apakah teman2 penasaran ????

Yupz kesempatan ke dua akhirnya datang. Saat itu kondisi keluarga rani sedang tidak bagus secara ekonomi (mengalami kesulitan ekonomi keluarga akibat suatu masalah), berbeda dengan angapan sebagian org yg beranggapan bahwa terjunnya rani ke dunia film untuk menyaingi aktris tertentu maka tidaklah demikian adanya. saat itu walo ekonomi sulit sang ayah, Ram Mukerji tetap tidak berharap putrinya untuk turut campur dan mengatasi masalah keluarga tersebut, beliau ingin sang putri tetap fokus pd studynya, tapi lagi2 rani adalah seorang ideal daughter. saat keluarganya kesulitan dia tidak mau berpangku tangan meskipun dia adalah anak bungsu yang sangat disayang, saat itu dia merasa dia harus ambil bagian dalam masalah ini, sang Ibu, Krishna Mukerji dan sang nenek dari jalur ibulah yang terus meyakinkan rani agar mencoba akting lagi. sang ayah akhirnya tidak bisa menolak lagi keinginan dan niatan putrinya untuk ambil bagian dalam film, Apalagi saat itu Salim Khan (Ayahanda Salman Khan) yang adalah sahabat Ram Mukerji memawarkan dan meyakinkan bahwa rani akan bisa dan mamu ambil bagian dalam Filmnya Raja Ki Ayegi Bharath. singkat kata akhirnya rani pun main di film ini, Film pertama yang menjadikan dia sbg seorang lead actress dalam sebuah film Bollywood. Bagaimana kelanjuta perjalanan karir rani?? Bagaimana kondisi film RKAB di industry?? sukses or tidak?> nantika kelanjutan ulasannya dalam ALL ABOUT RANI berikutnya. ok!

Akhirnya, semoga tulisan ini bisa menjadi referensi tentang rani, dan temen2 semua bisa membacanya dengan senag hati. mohon maaf jika ada kata2 yang ga berkenan dan salah2 ketik ya……. Salam…

salam ranians……pa kabar????? kali ini ALL ABOUT RANI akan kembali di page ini buat berbagi info pada likers dan ranins semua, semoga ga capek bacanya….dan semoga bisa enjoy n nambah info about our queen, Rani Mukerji. ok! lanjutttt………..

Yah, kesempatan ke 2 akhirnya datang saat rani main di film raja Ki Ayeghi Barath. Perannya sebagai Mala, seorang gadis korban perkosaan yang menuntut keadilan pada hukum atas kasusnya sekaligus seorang istri yang mempertahankan suami dan pernikahannya di tengah berbagai ujian keluarganya mampu mengantarkan rani meraih award sebagai Pendatang baru terbaik (lupa nama awardnya). Konon tarian rani aka gelengan kepala rani di lagu raja ki Ayeghi barath inilah yang pertama kali membuat Shahrukh Khan dan Adhitya chopra menyadarai bahwa dalam diri rani terdapat sebuah bakat akting yang bagus. namun demikian, walo lewat film ini rani menyabet award tapi filmnya ternyata gagal di pasaran.hehehehe *naseeb*, akhirnya, lagi2 Uncle Ram, ayah rani meminta rani back to kampus fokus study dan melanjutkannya sampai lulus.

Rani yang sudah pernah mencicipi dunia akting sepertinya terlanjur suka dengan dunia tersebut. kondisi keluarga yang juga belum membaik juga makin meyakinkan dia untuk terjun ke dunia film, sang ibu sendiri memang sangat ingin rani main film, bahkan neneknya ingin agar rani mencetak prestasi dalam aktingnya mengingat sang bibi dari jalur ibu, Debashree Roy juga seorang aktris sukses di masanya. kini, Ayah rani tak punya alasan lagi untuk mencegah dan melarang rani main film karena studynya juga sudah selesai. Akhirnya ayah rani memanggil rani dan menanyakan kepada rani apakah rani bener2 ingin main film ?? saat rani menjawab “Ya” ayahnya hanya berpesan dan mengatakan bahwa dunia industry perfilman bolly bukanlah hal yang gampang, di dalamnya penuh dengan persaingan, intrik, dll yang mangkin ga gampang untuk rani hadapi, apakah rani sudah siap dengan semua itu ??? dan rani pun tetap dengan keputusannya, sehingga rani akhirnya main film dan ayah, ibu, serta kakaknya selalu mendampingi dan mensupport dia dalam setiap karirnya sebagai aktris. *krn uncle ram tahu kondisi bolly kali ya makanya rani didampingi mulu.hehehe . (jujur secara pribadi saya irih sama rani memiliki keluarga yg demikian.curcol admin.com)
Ini salah satu wawancara Rani ketika ditanya tentang film Raja ki ayegi barat”
KAPAN ANDA MULAI BERAKTING?
Saya mulai akting pada usia 17 tahun. Sebelum itu saya masih di sekolah, dimarahi oleh baba (ayah) dan ma (ibu), tidak baba, ma! Saya biasa pergi dan kembali dengan bus sekolah ke sekolah dan. Saya lahir di Kolkata. Kau tahu film pertama saya adalah Raja Ki Ayegi baraat bukan biyer Phool. Aku shooting untuk Raja ki ayegi baraat dulu dan kemudian Film ayahku biyer Phool, tetapi mereka dirilis pada hari yang sama, 18 Oktober 1996. Kau tahu itu adalah dengan keberuntungan saya lakukan Raja Ki Ayegi baraat, aku tidak tahu apa yang saya lakukan, bayangkan jika seseorang datang kepada saya hari ini dan berkata,
‘Rani-ji ki liye ek APKI peran hai, koi aur apko pemerkosaan karega aap penggunaan Shaadi Karte hai ‘(aku punya peran untuk Anda di mana Anda menikah pemerkosa Anda) saya akan berkata,’ Achaa? Ye film untuk karungi mei NEHI. “(Really? Saya tidak akan melakukan film ini)
Tapi pada saat itu mungkin saya tidak berpikir dahulu dan saya tidak ingin melakukan banyak film hanya karena aku terlalu bersemangat untuk mendapatkan sebuah film sebagai pendatang baru. Jadi waktu itu saya menerima film yang kemudian membantu memilih film yang lebih bermakna dan jelas industri, bukan hanya peran apapun yang datang kepada saya.
Jadi saya hanya mengambil peran itu dan ketika saya selesai shooting Raja Ki Ayegi baraat , aku membawa semua teman-teman sekolah untuk menonton film itu, saya menyadari betapa buruk film itu. Saya begitu malu karena dalam film tersebut dan mereka menertawakanku. Ketika saya menangis dalam film, mereka tertawa. Dan kakak saya mengatakan Anda tidak menangis , kamu seedang menari, bisakah kau tidak gemetar ketika kau menangis? Aku seperti baik-baik saja ….
Ketika saya mendengar Raja Ki Ayegi baraat begitu banyak kenangan datang berg di kepalaku
(kasian ya Rani, ceritanya mang ekstrim n bukan tema cerita yang sedang trend ketika itu)

tawaran film yang pertama kali datang adalah GHULAM, rani main di film tersebut bersama Amir Khan, Rani memang bukanlah aktris pertama untuk film ini melainkan Pooja Bath. tapi karena kesibukannya Poja Bath akhirnya merekomendasikan Rani untuk menggantikannya di film. so, jangan heran jika hingga kini Amir dan Rani jadi sahabat dekat gara2 film ini.
Ok.. untuk lanjutannya nanti ya.. biar tidak terlalu panjang.. :D

Hai ranians n Likers…..malam ini ALL ABOUT RANI kembali lagi melanjutkan yg kemarin….semoga g bosan bacanya!!!!!

Film yang ke dua yang datang adalah Kuch Kuch Hota Hai. seperti yang temen2 tahu, dalam film ini rani main bersama Shah Rukh Khan dan Kajol yang adalah senior rani dan sudah sukses besar sebelumnya sbg aktor aktris sekaligus jodi lewat film DDLJ. seperti juga film Ghulam, maka sebenernnya dalam film KKHH ini rani juga bukan pilihan pertama sang sutradara, Karan Johar untuk memerankan tokoh “Tina Malhotra”. peran ini awalnya untuk Twinkle khanna tapi karena ga bisa akhirnya karan menawarkan pada aktris lain termasuk Karisma Kapoor, dll tapi lagi2 aktris2 tersebut tidak bisa karena alasan masing2. Dalam kondisi sulit menemukan aktris untuk peran “tina” maka Shahrukh Khan dan adhitya Chopra yang adalah juga sahabat Karan Johar menyarankan agar dia mengajak rani di filmnya untuk peran “tina” (Srk n Pak Adi sangat tertarik dg akting Rani di Raja ki ayegi baraat selain itu Pak Adi kagum dg cara Rani mempromosikan Raja Ki Ayegi Baraat dari tv satu ke tv lainnya) tapi lagi2 Karan masih sangat meremehkan Rani dan agak keberatan dengan ide tersebut (maklum coz ini film pertama Karan Johar, apalagi Rani artis pendatang baru) tapi karena aktris lain ga ada yang bisa akhirnya Karan mau memakai Rani di filmnya terlebih lagi saat Manish Malhotra, designer film KKHH berhasil menyulap seorang Rani menjadi Tina dalam busananya yang glamour dan feminin *bacanya sambil bayangin lagu koi mil gaya ya.hehehee*

Akhirnya ke 2 film ini, GHULAM dan KKHH diluncurkan di pasar dan meraih sukses besar baik secara review kritikus maupun hasilnya di Box office. Rani sebagai aktris baru mampu melakukan akting dengan baik dalam waktu bersamaan di 2 film yang berbeda genre dan berbeda jenis peran. jika di KKHH dia sbg gadis feminin di Ghulam dia sebagai gadis brandalan. bahkan perannya sbg Tina mampu mengimbangi kekompakan dan kepiawaian Sharuhk khan dan Kajol yang memang sudah terjun lebih dulu ke dunia akting dan sukses. jika KKHH meraih banyak award, Shahrukh khan sbg best actor dan kajol sebagai best actress, maka rani pun mampu meraih award sebagai best actress support di film yang bisa dibilang baru diterjuninya ini.

sejak saat itu mulailah nama rani di kenal sebagai salah satu aktris bollywood. menyusul kemudian film Chori2 chupke2, har dil jo pyar karega, dll nama rani makin dikenal oleh khalayak masyarakat dan pecinta Bolly dan banyak di review bagus atas aktingnya sbg aktris termasuk peran dia sbg istri yang tidak bisa hamil di film C4. yah begitulah awal perjalanan rani masuk dunia film hingga tahun itu walo masih sebatas aktris biasa bahkan bisa dibilang aktris list B.

ok ranians….sementara ini dulu ya.bagaimana kelanjutan perjalanan karir rani berikutnya, nantikan di ALL ABOUT RANI esok hari ya……..salam………

Halo Ranians n Likers semua semoga dalam keadaan sehat selalu!!
ALL ABOUT RANI hadir lagi menemani waktu santai para likers semua,,,AAR kali ini masih akan melanjutkan tentang karir Rani

Kesuksesan KKHH telah membuka peluang Rani di industri perfilman Bollywood walau di film itu peran Rani hanya sebagai peran pendukung saja. Mungkin Rani sedikit artis yg mencapai puncak kesuksesan diawal karirnya sebagai Supporting Role. Belasan judul film telah dibintanginya hanya dalam kurun waktu 4 tahun walau film2nya tidak sesukses KKHH bahkan tidak sedikit yang gagal di pasaran. Sehingga membuat para filmmaker mulai meragukan kemampuan Rani. Contohnya film Aamir Khan “Lagaan” yg sangat sukses. Dimana sebenarnya Aamir ingin Rani yg mendampinginya difilm itu karna pihak produser keberatan maka diganti Gracy Sing.

Rani mulai menyita perhatian masyarakat lagi lewat film Kabhi Khusi Kabhi Gham (K3G). Dimana film ini merupakan reuni antara Rahul, Anjali n Tina di film KKHH yg juga disutradarai oleh Karan Johar. Lagi lagi film K3G sukses besar baik di India maupun di luar India. Peran Rani di film ini turun dari peran pendukung di KKHH menjadi Cameo. Walau hanya sebagai Cameo, akting n tarian Rani di lagu K3G dan di lagu Say Shava Shava bersama Legenda hidup Bollywood Amitab Bachan dan Shahrukh Khan mendapat respon yg sangat positif dari masyarakat.

Acting Rani mulai diperhitungkan ketika tahun 2002 Aditya Chopra pemilik Yash Raj Film yg sudah melihat bakat Rani yg luar biasa meminang Rani untuk main di film produksinya yg berjudul Mujhse Dosti Karoge bersama Hritik Roshan dan Kareena Kapoor walau MDK gagal dipasaran Mr. Aditya Chopra tak surut utk memasang Rani lg di filmnya “Saathiya”. Di film ini Rani dipasangkan dengan aktor pendatang baru Vivek Oberoi. Tak disangka film ini mendapat respon yg bagus baik secara komersil maupun kritic. Akting Rani disini sebagai seorang dokter pun diganjar awards utk kedua kalinya di Filmfare Awards sebagai best critic’s artis pilihan juri. Chemistrynya dengan Vivek Oberai sangat baik walau baru pertama kali dipasangkan.

Tahun berikutnya Rani dipasangkan lagi dengan Shahrukh Khan di film Chalte-Chalte. Film ini menceritakan tentang kehidupan rumah tangga dengan berbagai konflik akibat perbedaan latar belakang antara keduanya. Film ini pun mendapat Respon positif dan Chemistry Srk-Rani sungguh luar biasa seperti pasangan suami istri sungguhan.

Sampai disini dulu ya??…besok kita lanjutkan dan semoga tetap suka karna AAR selanjutkan akan lebih menarik dimana Rani mulai mencapai posisi no.1 di Bollywood.

 
Halo Ranians n Likers semua semoga dalam keadaan sehat selalu!!
ALL ABOUT RANI hadir lagi menemani waktu santai para likers semua,,,AAR kali ini masih akan melanjutkan tentang karir RaniKesuksesan KKHH telah membuka peluang Rani di industri perfilman Bollywood walau di film itu peran Rani hanya sebagai peran pendukung saja. Mungkin Rani sedikit artis yg mencapai puncak kesuksesan diawal karirnya sebagai Supporting Role. Belasan judul film telah dibintanginya hanya dalam kurun waktu 4 tahun walau film2nya tidak sesukses KKHH bahkan tidak sedikit yang gagal di pasaran. Sehingga membuat para filmmaker mulai meragukan kemampuan Rani. Contohnya film Aamir Khan “Lagaan” yg sangat sukses. Dimana sebenarnya Aamir ingin Rani yg mendampinginya difilm itu karna pihak produser keberatan maka diganti Gracy Sing.Rani mulai menyita perhatian masyarakat lagi lewat film Kabhi Khusi Kabhi Gham (K3G). Dimana film ini merupakan reuni antara Rahul, Anjali n Tina di film KKHH yg juga disutradarai oleh Karan Johar. Lagi lagi film K3G sukses besar baik di India maupun di luar India. Peran Rani di film ini turun dari peran pendukung di KKHH menjadi Cameo. Walau hanya sebagai Cameo, akting n tarian Rani di lagu K3G dan di lagu Say Shava Shava bersama Legenda hidup Bollywood Amitab Bachan dan Shahrukh Khan mendapat respon yg sangat positif dari masyarakat.

Acting Rani mulai diperhitungkan ketika tahun 2002 Aditya Chopra pemilik Yash Raj Film yg sudah melihat bakat Rani yg luar biasa meminang Rani untuk main di film produksinya yg berjudul Mujhse Dosti Karoge bersama Hritik Roshan dan Kareena Kapoor walau MDK gagal dipasaran Mr. Aditya Chopra tak surut utk memasang Rani lg di filmnya “Saathiya”. Di film ini Rani dipasangkan dengan aktor pendatang baru Vivek Oberoi. Tak disangka film ini mendapat respon yg bagus baik secara komersil maupun kritic. Akting Rani disini sebagai seorang dokter pun diganjar awards utk kedua kalinya di Filmfare Awards sebagai best critic’s artis pilihan juri. Chemistrynya dengan Vivek Oberai sangat baik walau baru pertama kali dipasangkan.

Tahun berikutnya Rani dipasangkan lagi dengan Shahrukh Khan di film Chalte-Chalte. Film ini menceritakan tentang kehidupan rumah tangga dengan berbagai konflik akibat perbedaan latar belakang antara keduanya. Film ini pun mendapat Respon positif dan Chemistry Srk-Rani sungguh luar biasa seperti pasangan suami istri sungguhan.

Sampai disini dulu ya??…besok kita lanjutkan dan semoga tetap suka karna AAR selanjutkan akan lebih menarik dimana Rani mulai mencapai posisi no.1 di Bollywood.

Salam ranians………………ALL ABOUT RANI (AAR ke-5)hadir kembali setelah kemarin absen dari page ini dikarenakan adminnya pada sibuk dan berhalangan nulis.hehehe, semoga hal itu tidak mengurangi semangat likers buat tetep ikutin dan membaca AAR ini. ok!! udah siap ???? langsung aja ya…………

Kesuksesan SAATHIYA baik secara Box office maupun critic semakin meyakinkan rani untuk lebih memantabkan posisinya sbg aktris di dunia akting. yah, di film chalte2, rani dipasangkan dengan Shahrukh khan/ film ini sukses di pasaran walopun untuk film fare dan IIFA rani tidak memperoleh award sbg best actress karna harus bersaing dg Preity Zinta di Kal Ho Na Ho, tapi di ajang lain Rani tetap mendapat award sbg best actress di BBC Film Cafe . Untuk Saathiya di Filmfare walo tidak dapat best actress populer tapi Rani justru dapat best actress critic, mantabz…..ini menunjukkan bahwa kehebatan rani dalam berakting tidak hanya diakui oleh fansnya saja atau penonton yang kebanyakan awam dalam dunia perfilman, melainkan juga diakui oleh para juri yang terdiri dari pembuat film, pengamat film,aktor dan aktris terpercaya seniornya yang terakui *ahlinya*. mantabz…

Saathiya sekaligus menjadi titik tolak bagi rani untuk semakin berprestasi dalam karirnya, gadis yang tadinya diremehkan oleh karan Johar ini kini menjadi aktris yang beranjak drastis karirnya dalam waktu yang singkat.

HUM TUM, Yahhh adakah ranians yang belum liat film ini ??? jika demikian maka anda rugi menjadi ranians.hehehe *bercanda. Likers, Hum tum adalah film rani setelah SAATHIYA yang semakin meroketkan namanya di industri film bollywood. Film ini adalah garapan dari Kunal Kohli, sutradara baru saat itu di bollywood, Hum Tum ini adalah film ke 2 nya setelah sebelumnya dia menggarap film Mujse Dosti Karoge dan bisa dibilang kurang sukses di pasaran. tapi sepertinya Kunal tidak kapok untuk menggaet rani dan Hritik di filmnya, tapi karena Hritik berhalangan, terpilihlah Saif Ali Khan menggantikannya *skrg bayangin kalo yang jd Karan Kapoor adalah Hritik, kira2 gimana ya???, penasaran*. singkat kata, saat itu Kunal Kohli bukanlah sutradara hebat seperti Karan Johar atau Sanjay Lela Banshali, bahkan banyak aktris yang menolaknya ketika mau diajak bikin film.

Amazing, di luar dugaan dan prediksi sebelumnya, film Hum Tum ini ternyata sukses besar secara BO maupun critic. Untuk BO dipastikan baik pihak PH maupun sutradara mendapat keuntungan dari film ini, sedang Saif, dia langsung masuk dalam nominasi best actor dalam ajang award tapi menangnya lewat best comic role (Filmfare)*jarang2, bahkan belum pernah sblmnya ) dan Saif juga mendapat awards Best Actor di ajang Nasional Awards yg merupakan ajang dambaan para artis utk mendapatkannya. Rani sendiri, FUNTASTIC, lewat film ini, dia justru berhasil MENYAPU BERSIH SEMUA AWARD SEBAGAI BEST ATRESS DARI BERBAGAI AJANG AWARD yang ada saat itu, posisi rani semakin melejit, dan gara2 film ini pula Karan Johar menyatakan dia menyesal sudah meremehkan Rani dan membentak Rani di lokasi syuting KKHH. wowwwwwwww

Selain Hum Tum di tahun 2004 Rani jg pny 2 film yg semakin mengokohkan dirinya sebagai aktris nomor satu saat itu, yaitu Veer Zaara n Yuva. Di kedua film ini Rani hanya bermain sbg Peran Pendukung saja.

Veer Zaara merupakan salah satu film yg sangat sukses ditahun 2004,,Acting Rani sebagai pengacara mendapat sambutan yg sangat luar biasa, Rani jadi sangat terkenal di Pakistan sehingga perdana menteri pakistan pd waktu itu (Musharraf) mengundang Rani pada jamuan makan malam sehingga Rani satu2nya artis Bollywood yg diundang utk jamuan makan malam. Selain itu akting Rani juga diganjar Awards di IIFA 2005 sbg best supporting aktris.

YUVA merupakan film dg bnyk artis,,disini Rani dipasangkan dg Abhisekh Bachan yg sebelumnya pernah dipasangkan dlm Bas istna khawab hai,,walau film ini gagal tapi akting n chemistry Rani-Abhi mendapat acungan Jempol industri perfilman. Chemistry Rani-Abhi sangat bagus sehingga keduanya memperoleh awards sbg best support aktris n best support actor di Filmfare Awards 2005,,,dengan ini sampai saat ini Rani menjadi satu2nya aktris yg mendapat awards Best aktris (humtum) n Best Support aktris (Yuva) di tahun yg sama (2005) pd Filmfare Awards 2005.

yah, dari sini semakin kuatlah posisi rani dan saat itu pula dia menjadi QUEEN OF BOLLYWOOD karena dominasinya di industry film saat itu sebagai aktris. nah bagaimana kelanjutannya ????? Nantikan dalam ALL ABAOUT RANI berikutnya ya………. salam……

salam Ranians……………..ALL ABOUT RANI hadir lagi neh, kali ini kita sudah ada di AAR part 6, sudah pada baca yang sebelumnya semua kan ????

ok.langsung aja ya…………..
Tahun 2004 adalah benar2 tahunnya Rani, dia mencetak sejarah untuk pertama kalinya seorang aktris dalam waktu yang bersamaan mampu meraih award 3 sekaligus lewat film yang berbeda.

eits.bayangkan coz rilis dalam tahun yang sama berarti syutingnya pun dalam wakytu yang bersamaan…..dan untuk kesemuanya rani mampu memerankan tokoh yang dipercayakan padanya dengan baik, pada hal itu adalah 3 peran yang berbeda. gadis tomboi yang bergradasi menjadi wanita feminin and berlanjut janda yang mellow dan menutup diri di humtum, seorang istri kampungan yang bodoh n cinta mati pada suaminya di YUVA, dan pengacara wanita muslim di VEER ZARA, ke3nya mampu dimainkan rani dengan baik dalam waktu bersamaa dan sukses dalam artian mendapat review bagus dari para kritikus film n box office pastinya *kecuali YUVA*. saat itu posisi rani bener2 kokoh di Bollywood sehingga tak ada satu pertentangan pun dari industry bollywood akan hal ini termasuk gelarnya sebagai Queen of Bollwood.

Likers, ternyata kejadian 2004 untuk film dan 2005 untuk acara awardnya bukanlah akhir dari masa kejayaan rani harus menyandang queen of bollywood, dimana gelar ini biasa diberikan pada aktris yang emank sukses besar filmnya dalam tahun bersangkutan. tapi lagi dan lagi rani membuktikan kepiawaiannya dalam berakting yang luar biasa. yah, BLACK. jika likers belum lihat film ini, rasanya kurang afdhol untuk menilai rani sebagai aktris top or ga top. di sinilah puncak kejayaan rani. lagi-lagi Rani telah mencetak sejarah perfilman Bollywood dimana dia lewat FILM FAE AWARD, Ajang penghargaan film tertua di India, rani telah mampu memborong award sebagai best actress baik versi populer maupun versi critic, kejadian ini belum pernah sebelumnya untuk aktris bolly, sedang untuk aktor sebelumnya ada Hritik Roshan (lalu tahun kemarin Ranbir Kapoor, untuk aktor telah dipecahkan). lagi2 hal ini menunjukkan rani tidak hanya hebat dalam segi peowernya akan penonton yang menyukainya tapi juga kritikus yang sudah tidak bisa berkutik lagi, mereka mengakui akting rani dan kemampuannya sehingga memberikan piala critic ini padanya. filmnya sendiri juga sukses besar, bersama amitabachan dan oleh kritikus diberi review 5/5, artinya “sempurna”. benar2 Brilliant

lewat BLACK sekali lagi rani menyapu bersih semua piala sbg best actress di berbagai ajang award tanpa tersisa satu pun untuk aktris lain.hehehe. mantab kan ???

RAnians…pada tahun yang sama juga Rani merilis filmnya BUNTY aur BABLY….film ini juga sukses di pasaran dan banyak di dengang dengungkan. tapi sayang film ini tidak medapat award untuk best actress karena rani harus bersaing dengan dirinya sendiri di film black.heheh but no problem. tapi lewat film BUNTY AUR BABLY ini rani masih bisa menambah koleksi awardnya sebagai Best jodie bersama Abhisek Bachan.hehehe* coba itung berapa award rani di tahun ini sekarang???* Film black sendiri rilis lebih cepat dari waktu yang semestinya karena antusiasme masyrakat yang ingin film tsbt sgr rilis, so jadinya seperti yang selama ini terjadi.

Sukses rani di filmnya tahun 2004-2005 telah mengantarkan dia dinobatkan dalam sebuah media bolly sbg aktris no.1 bahkan masuk dalam list 50 peopels power sbg satu2nya wanita dalam list tersebut (49 lainnya laki2), rani masuk dikarenakan dominasinya di industry dan pengaruhnya saat itu. mantaplah. Tawaran-berbagai tawaran pun semakin mengalir pada rani mulai film, iklan dll, tahun itu pun makin banyak produk2 yang menggunakan rani sebaga brand ambasssadornya, namanya juga menghiasi hampir di semua media bolly, benar2 prestasi yang luar biasa. bahkan sutradara sekaliber Karan Johar dan Sanjay Leela Banshali menyatakan Ranilah aktris paling bertalenta dalam kurun waktu 59 tahun terakhir ini di Bollywood. wowwwwww *karan……….karan……*

Bahkan gelarnya sebagi queen of bollywood ketika itu berdampingan dg sang king of bollywood Shah Rukh Khan tanpa mereka main bareng… (black n hum tum Rani tidak berpasangan dengan SRK)..

namun demikian rani tetaplah rani, wanita yang rumahan dan selalu dikawal ortunya.hehehe. ternyata 2 tahun ini tidaklah akhir dari perjalanan puncak karir rani, setelah 2 tahun berturut-turut rani mendominasi perfilman bolly sbg aktris, di tahun berikutnya rani merilis film KABHI AKLVIDA NAA KEHNA. walo rani bukanlahlah pilihan pertama KAran Johar untuk film ini, tapi aktingnya dan juga bertim mampu mengantarkan film ini sukses besar baik di India maupun overseaz (luar India), pada hal film ini termasuk film Kontroversial. bahkan lewat film yang kontroversi ini rani masih mampu mencetak award sebagai abest actress lewat ajang IIFA dan best jodie bareng shahrukh khan…top, pada hal pasangan selingkuh lho……..ckckckckc

bagaimana kelanjutan karir rani???? masih banyak waktu untuk membahasnya…so.dont say Alvida for RMLI ya!!!, pantau terus dan dapatkan berita2 terupdate tentang rani saat ini maupun berbagai kisahnya serta perjalanan karirnya di page tercinta ini. ok!! Salammmm……….

Salam ranians….maaf ALL ABOUT RANI baru bisa admin hadirkan kembali hari ini krn ada satu dan lain hal, kira2 ranians dan likers ada yang nunggu AAR ga ya ??? Langsung aja, kali ini AAR akan memasuki part 7, so siap2 bacanya ya..klo perlu siapkan tissu..hehehe kok begitu?? Yuk baca??

Tahun 2004 – 2007 bisa dibilang tahun emasnya Rani, karirnya benar2 ada dipuncak saat itu, kesuksesan yang terus menerus seolah tak terbendung lagi dan tak tertandingi oleh aktris lain terutama dibidang akting dan pencapaian Awards. Namun demikian, pastinya hal ini berimbas banyak pada bidang lain semisal dia juga banyak dilirik perusahaan untuk mengiklankan produknya, tawaran2 acara show, dll banjir padanya walau pasti tidak semua dia terima tawaran tersebut.

Bahkan hampir semua orang industri Bollywood menyebutnya dengan gelar Heroine no 1, dan disejajarkan dengan para aktor. Rani berada di urutan 10, dia adalah satu-satunya perempuan dalam daftar Filmfare’s Bollywood power list (sisanya 49 orang lainnya laki2 dari berbagai bidang). dan termasuk aktris berbayaran termahal.

Tapi roda terus berputar, kadang di atas kadang di bawah, itu adalah hal yang lumrah dalam kehidupan/kari seorang Rani dan dominasinya sbg aktris yang sangat kuat perlahan tapi pasti mulai mendapatkan hambatan dan tantangan. jujur atau tidak jujur itu tidak kita persoalkan, yang jelas semua fakta tersaji dengan jelas di depan mata baik lewat dia atau yang lain. Jika sebelumnya atas nama persahabatan Rani menerima KANK, film kontroversial yg ia bintangi dan untuk itu dia melepas film THE NAMASKE garapan Mira Nair yang berskala Internasional demi agar bisa maksimal dalam usaha aktingnya di KANK, kini satu demi satu industri n media secara mayoritas mulai memojokkan Rani atas dalih “Hanya mau bekerja dg YRF”, gosip demi gosip antara Rani dan Adhitya Chopra terus menerus dihembuskan tiap Rani mau rilis film, ditambah dg pilihan2 film Rani yang memank cenderung woman centrik dan keluar dari adat kebiasaan india dan berujung pada film yang tidak sesukses film2 sebelumnya.

Aktris dengan film yang gagal dalam kariernya adalah hal yang biasa (banyak aktris yg filmnya gagal), tapi sepertinya tidak demikian dengan nasib Rani. Kesuksesannya yang tiada tara di tahun sebelumnya, kontrak eksklusif dg YRF sbg aktrisnya suatu hal biasa yg sebenarnya telah dilakukan oleh Madhuri Dixit dan sekarang oleh Anushka Sharma (tapi kedua aktirs ini tidak dipermasalahkan dg kontrak ekslusifnya di YRF), sepertinya benar2 menjadi senjata untuk menjatuhkan Rani dari posisinya. Berbagai berita miring mengenai Rani mulai dihembuskan dari Rani yg sombong, perokok, penghancur rumah tangga, dan lain2 terus digulirkan oleh media. Perlahan tapi pasti sebagian masyarakat juga mulai terpengaruh dengan berita2 miring tersebut.

“RANI dan YRF adalah KOMBINASI FLOP” ini adalah salah satu judul media yang paling kuingat (kalo tidak salah dari Mumbai Miror, sebuah surat kabar besar di India). Sebenarnya tidak mengherankan mengingat nama rani sebagai aktris yang memang besar saat itu dan YRF sendiri bisa dibilang sbg perusahaan di bidang perfilman yg sudah mampu menguasai bisnis ini dari hulu hingga hilir nya *sorry pake istilah bisnis*, so ada unsur persaingan bisnis juga…hehehehe

Kembali kita fokus pada Rani. Seperti sebelumnya saya katakan, aktris dengan film gagal adalah hal lumrah, tapi tidak dengan rani. kegagalan filmnya benar2 menjadi alat untuk membalikkan dia dari posisi puncaknya. Tara rum pum yang hanya rata2, LCMD dan BAABUL yang tidak sukses di india, dan puncaknya saat TPTM yang memang flop semakin mempersulit keadaan Rani. bahkan Film SAAWARIYA, yang notabene adalah bukan film dia karena hanya peran pendukung dengan porsi minim di layar, namun saat film ini gagal pun seolah dinisbahkan kegagalan tersebut pada Rani, bahwa dia memang RATU FLOP. Orang-orang yang selalu memuji dia saat ada di puncak, mengaku sahabat, saudara, dll perlahan-lahan malah menjauh secara implisit seolah nama Rani tidak pernah ada dalam kamus mereka. Selain keluarga dan fansnya, hanya ada segelintir orang2 industri yang tetap mendukung Rani seperti Amir Khan, YRF, Kunal Kohli, Vikram Bhatt, dll yang memang tetap mensupport Rani.

Menghadapi semua itu Rani tidak putus asa, dia ingat pesan2 ayahnya saat di awal terjun ke dunia film bahwa industri bollywood emank keras dan penuh persaingan. Akhirnya dia berusaha bangkit lewat film barunya DIL BOLE HADIPPA. tapi sepertinya Rani benar2 tidak dikehendaki KEMBALI di posisinya seperti semula, berbagai tantangan bahkan sabotase juga dia alami saat itu. untuk ini ranians dan likers bisa cari datanya baik artikel, video, maupun inteview rani secara langsung, karena di tengah kesulitannya masih ada orang2 media yang juga dukung dan support Rani seperti Omar Shihab, dll.

Menjelang rilis DIL BOLE HADIPPA, kembali dan kembali media meluncurkan berita2 miring tentang Rani (sebenernya hal biasa dalam dunia aktris, tapi yg spesial sangat bertubi2 hehehe). Film yang saat Premierenya dilakukan di Toronto International Film Festival (TIFF) banyak dipuji2 secara akting dan chemistry Rani Shahid oleh kritikus, saat kemudian rilis menjadi berbalik arah. Bahkan didapati banyak keanehan saat pemutaran perdana film ini di bioskop, mulai dari mesin tiket untuk DBH rusak dan ini terjadi di banyak wilayah, belum genap 24 jam rilisnya media pun beramai2 menyatakan film ini flop. hari berikutnya YRF, selaku produser n PH menyatakan film ini sudah hit, tapi seolah tidak digubris oleh media dan pemberitaan tetep terulang lagi, Rani dan yrf adalah kombinasi flop. Bahkan pihak box office india yang selalu secara berkala melaporkan perolehan pendapatan film di bioskop secra detail juga terlihat sangat tidak transparan terhadap perolehan DBH, dan tiba2 memberi status flop pada DBH yang beberapa hari kemudian dirubah ke above avarage, average, dan beberapa kali perubahan lagi sampai terakhir seperti yang saat ini tertera di laporan box office india. bener2 tidak transparan, pada hal saat itu di overzeas (Luar negeri) film ini sukses besar bahkan ada di urutan 5 dari film2 yang rilis saat itu (laporan box office Inggris), di Jerman malah menduduki posisi no.1,,bahkan film WANTED yang saat itu rilis bersamaan dengan DBH ada jauh di bawah DBH. pada hal di India WANTED sgt sukses. lagi2 ada keanehan.

Tidak itu saja berita negatif juga terus bergulir lagi, mulai dari ketidaksukaan Yash Chopra dan istrinya kepada Rani, Rani hamil di luar nikah, dll. bahkan saat seorang penulis berita bernama Shoba memberitakan kondisi perpolitikan yang sedang carut marut di sebuah kota pun mereka mengkaitkannya dengan Rani, Saat kemudian penulis terkenal Subash K. Jha dari Mumbai Miror lagi dan lagi menjatuhkan dan menyudutkan Rani lewat tulisan2nya dengan menyoroti bahwa keberhasilan Rani semata2 hanya karena bantuan YRF *minta ditimpuk penulis ini…heheh* parah bener parah.
Subhas juga menulis “Rani tidak lebih dari seorang pecindang (Rani is Loser) karena hanya mau bermain untuk YRF”.

Setelah berulang2 dan beberapa tahun dalam situasi tersebut dengan kediamannya, akhirnya Rani angkat bicara. Rani menyatakan bahwa berbagai pemberitaan media yang awalnya dia anggap wajar, resiko sbg artis kini sudah berlebihan dan melampaui batas, perlahan tapi pasti berita tersebut memang menghancurkan kariernya, saat itu Rani mengakui bahwa dengan berbagai gosip miring tentang dia mulai banyak filmmaker yang meragukan kredibilitasnya, mereka mempertanyakan apakah Rani benar2 menikah dg Adhitya Chopra dan mampu menjalankan kontrak dengan baik?? bukan karena tidak suka, tapi karena posisi Rani sebagai istri jika berita itu benar. Rani yang tadinya tegar pun mulai rapuh dengan kondisi tersebut, saat kemudian media memberitakan bahwa KARIR RANI SUDAH TAMAT (MATI), dia semakin sedih, dia menangis hampir di tiap malam yang di laluinya. menyedihkan memang..bahkan tahun 2010 merupakan tahun pertama dimana Rani tidak merilis film sejak awal karirnya.

Tapi tidak sedikit media ketika itu yang menulis IS RANI’S CAREES WAS SABOTAGE????? masih ada orang-orang yang merasa janggal dengan hancurnya karir seorang Rani Mukerji. Hingga mereka pun mencurigai sabotase itu benar adanya. tapi entah kenapa semua itu tidak ada kelanjutannya. Pembelaan demi pembelaan hanya diakukan oleh fansnya melalui media-media dan web yang memberitakannya.

Lalu bagaimana dengan kelanjutan kisah Rani ??? bagaimana dengan perjalannnya menuju NOKJ?? jangan lewatkan AAR part berikutnya ya……ditunggu komen dan responya. thanks ranians.

Salam ranians and likers semua…………… pa kabar ???
ALL ABOUT RANI kembali lagi setelah kemarin absen dari page ini, teman2 masih setia menanti kan ?? kali ini AAR kita akan ada di part 8 dari edisi “Perjalanan Karir Rani”, jangan ada yang terlewat bacanya ya……..
ok langsung kita mula, siapkan hati dan tariik nafas……….Yah, mungkin tahun 2008 – 2010 adalah tahun-tahun terberat bagi Ranians dan mungkin juga Rani sendiri. Karirnya yang mencapai puncak jatuh sejatuh2nya secara kurang wajar. Artinya, boleh jadi memang ada sisi yang membuat wajar jika film Rani gagal dan berujung karir turun, misal pilihan film dia yang kurang sesuai dg selera pasar/penonton dan berujung film ga sukses, dll. tapi terlalu banyak juga data yang menjurus pada ketidakjujuran dan juga persaingan dalam industri dan memaksa Rani dalam waktu yang sangat singkat seolah-olah harus pergi dari Industri.Peristiwa Varanasi semakin memperburuk kondisi, dimana Bodygurad Rani ada yang lepas kendali saat terjadi keributan dan kerumunan masa tak terkendali dan sang Bodyguard tanpa sengaja memukul salah satu orang media, sejak itu media pun semakin tidak bersahabat dengan Rani. Rani sendiri sudah meminta maaf meski semua itu diluar kendali dia, karena dia tidak pernah memerintahkan hal itu pd bodyguardnya. Itu murni perlindungan dari sang bodyguard. Gossip Rani perokok pun lagi-lagi dihembuskan ketika masalah ini terjadi. (Peristiwa ini terjadi karna wartawan tetap ngeyel ingin ambil gambar pas Rani syuting LCMD pdhal udah dikasih jadwal jumpa pers pd malam harinya)

Dalam kondisi “kejatuhannya” sebenarnya bukan hal yang sulit bagi Rani untuk meminta orang2 disekitarnya untuk membantu dia atau merayu dia, tapi Rani tetap Rani, dia tidak mau jadi penjilat, dia tetap berdiri dengan kondisi dan kemampuannya. Media sekali lagi memojokkan dan memberikan penilaian bahwa untuk kembali pada kesuksesannya Rani harus keluar dari YRF, demikian juga pendapat sebagian orang Industry, tapi Rani tetap dengan pendiriannya dan prinsip2nya dalam bekerja. Hasilnya seperti yang bisa kita tebak. Dalam sebuah interview, Rani ditanya tentang industry oleh host, jawabnnya diluar dugaan, harusnya Rani yang saat itu posisinya sangat terjepit dan karir sedang jatuh2nya harusnya bisa bersilat lidah, tapi Rani tidaklah demikian, dia tetep dengan prinsipnya dan malah berkata “di Industry, banyak orang bermuka dua”. Bisa kita bayangkan, keesokan harinya media langsung ramai2 memberitakan bahwa Rani sudah hamil di luar nikah….hehehehe (saya ingat ketika ranians yg baru gabung di RMLI memberikan MMS foto Rani hamil kepada salah satu admin RMLI, tp itu jelas fake).

Rani terus stagnan dalam kondisiny, dia diam dan menghabiskan waktu dengan keluarganya terutama keponakannya Myesha. Tapi ternyata cobaan Rani tidak hanya di situ, saat dalam sebuah kondisi dia memutuskan untuk terjun di acara TV yaitu sebagai Hakim/Juri di ajang pencarian bakat untuk tari DPL (Dance Premier League) untuk menggantikan Madhuri Dixit yang tidak bisa karena merawat putranya, lagi dan lagi media memberitakan bahwa Rani terjun ke dunia TV karena sudah tidak laku lagi di Industry perfilman Bollywood dan film terakhirnya DBH flop (pada hal ranians tahu apa status resmi DBH di box office skrg?? pada hal itu jg masih meragukan). Lagipula banyak artis yg juga terjun ke dunia TV tapi tidak diberitakan seperti itu.

Di dalam masa kejatuhannya Rani juga masih mampu meraih award yakni sebagi best actress versi poluler di SHANTARAM AWARD dan Best Actress versi juri di ANANDALOK PURASHKAR AWARD untuk perannya di Dil Bole Hadippa, serta sbg TV KI RANI / QUEEN OF TV / RATU TV dari Indian Telly Awards, namun demikan ke 3 award ini masih tetap belum mampu mengangkat karirnya kembali, Rani terus jatuh dan jatuh. Rani hanya bisa melihat dan diam, dia sudah tidak tahu lagi harus berbuat apa, karena berbagai upaya sudah dia lakukan tapi sepertinya dia memang benar2 tidak dikehendaki kembali.

Rani pun sempat berfikir untuk mundur dari dunia keartisan bollywood. Semua keputusan rani berubah saat dalam sebuah momen dia berhasil melihat bagaimana dukungan fansnya (kalo tidak salah dia membuka internet dan searching ttg dirinya lalu menemukan komentar2 dari seluruh ranians di dunia yang terus membelanya), ranians yang selalu menanti dan menunggu karya-karyanya, bahkan ranians tidak terpengaruh dengan pemberitaan negatif seputar dirinya. dia tersentak ternyata masih banyak orang2 selain keluarganya yang sangat mencintai dia, yaitu Fansnya. Amir Khan yang selalu support dia, dan juga beberapa teman lainnya. saat itu Kunal Kohli pun berkata “JANGAN HIRAUKAN YANG LAIN TERUSLAH BERKARYA”, so sweeet Kunal, sejak awal dia percaya rani dan terus percaya walaupun rani sedang jatuh.

Fans yaitu Ranians, inilah motivasi terbesar rani saat itu. jika sebelumnya media maupun orang2 Industry terus mendesak rani agar keluar dari YRF dan rani tetap diam dan tetap dg keputusannya bekerja dengan YRF, maka kondisi tersebut berbalik saat ranians yang berbicara. Saat itu, ramai teman2 ranians secara internasional mengatakan yang kurang lebih begini :
” Rani,kami sangat mencintaimu, kami masih ingin melihat film-filmmu lagi, keluarlah dari YRF dan main film lagi”, tak berapa lama dari ramainya isu ini di tengah ranians, tiba2 Media ramai2 memberitakan bahwa rani telah mengambil langkah terbesar dalam hidupnya, RANI KELUAR DARI YRF. tentang mengapa rani senang bekerja dengan yrf selama ini, admin akan menyajikannya dalam AAR edisi ulasan film Saathiya.

Yah, keluarnya rani dari YRF seolah2 menjadi kabar yang paling menggembirakan bagi ranians, walaupun saat itu belum ada kabar soal film baru rani, tapi ini sudah benar2 menjanjikan, mengingat pada tahun yang bersamaan memank YRF juga sedang mengalami banyak ujian dan kegagalan filmnya di pasaran. Yah rani keluar dari YRF……………Berita gembira kembali terdengar saat rani akan membintangi film NOKJ. Sebuah film dengan tema women centric, tanpa aktor Khan ataupun aktor besar lainnya, hanya dengan aktris Vidya Balan yang walau aktingnya juga sangat bagus tapi masih bisa di bilang junior Rani di dunia film, film ini juga bukan digarap oleh sutradara besar seperti Karan Johar ataupun Sanjay Lela Banshali, melainkan seorang sutradara debutan atau baru terjun yaitu Rajkumar Gupta dan dari Banner UTV yang adalah perusahaan besar saingan YRF di Industry Bollywood. Genre film ini juga bukan jenis yang diminati pasar, temanya berat tentang mengusut pembunuhan seorang model. Bahkan saat rilis Rani sendiri berusaha memperjuangkan agar film ini lolos dengan sertifikat A, artinya hanya dari kalangan dewasa saja yang boleh melihatnya karena ada adegan yang dia rasa kurang tepat untuk dilihat anak2, yah itu sebagai bentuk tanggung jawab dia atas profesinya sbg aktris yang tidak mau mempengaruhi anak2 dengan hal negatif, bahkan secara langsung dia menyatakan melarang keponakannya, Miyesha untuk melihat film ini.hehehehe *tante yang baik*

Diluar dugaan film yang tanpa aktor besar dan sutradara besar ini justru sukses di pasaran, dg status HIT, Rani juga berhasil mengantongi beberapa award lewat film ini (award lagi award lagi) dan lucunya di beberapa awards menang sebagai best actrees tp di filmfare sebagai supporting actrees, it’s oke.. tetap membanggakan…media cetak mulai melirik Rani utk jadi cover majalahnya seperti filmfare, Cine blitz, preventation dll….Walau ketika rilis film ini, media kembali menghembuskan gossip langganan seputar pernikahan Rani Adi dan tidak direstuinya kisah cinta mereka, tapi itu tidak berpengaruh sama sekali. Media juga sempat mengaitkan Rani dengan sang sutradara Rajkumar Gupta, seolah ingin kembali menjatuhkan Rani sebagai perebut suami orang, tapi lagi2 itu tidak berpengaruh sama sekali. Berkat adanya jejaring social seperti twitter harus diakui ranians bisa leluasa membela Rani dan membuktikan kepalsuan media.
Dan Ya, Sejak itu nama rani kembali diperhitungkan, media yang sebelumnya menjatuhkan dia kini memuji-muji dia lagi. hampir setiap artikel media diawali QUEEN IS BACK.

Ketika promosi NOKJ dan chatting dengan fans atau ranians di seluruh dunia, banyak yang memintanya hadir lagi di ajang awards termasuk filmfare. Maka th 2011 dia menghadiri Filmfare Awards dan hadir bersama SRK n Gauri di red karpet.

Mungkin untuk mencapai posisi seperti di 2004-2007 sedikit mustahil dengan berubahnya selera pasar tentang film juga bermunculannya aktris-aktris baru. Juga karakter Rani yang selektif memilih film. Tapi setidaknya nama Rani akan dikenal sebagai legenda yang mengukir prestasi luar biasa di bollywood. Meski tak jarang gossip miring masih ada yang dihembuskan, tapi selagi dalam batas kewajaran itu tidak masalah, karena dialami oleh artis manapun. Dan kita ranians, akan selalu menjadi bodyguard Rani di dunia maya. Terbukti beberapa penjilat yang seorang jurnalis pernah bicara buruk tentang Rani dalam konteks pribadi, dan kami ranians memintanya untuk netral. Yang pada akhirnya, mereka pun tidak bisa macam-macam lagi kepada Rani. Ya, Ranians sekarang ibarat bodyguard juga buat Rani di dunia maya. Tentu kita akan realistis. Jika buruk kami akan katakan buruk, jika baik akan kami katakan baik. Sebagaimana Rani yang profesional dan tidak pernah mengandalkan media untuk kesuksesannya, maka ranians pun akan selalu membantu menjadi tim promosi n tim sukses untuk film2nya Rani.

Rani on the right track…mungkin itu istilah yg cocok utk karir Rani saat ini karna sekarang Rani mulai kembali ke jalur menuju puncak lagi…banyak film2 baru yg dikaitkan dengan nama Rani utk memerankan film2 tersebut dan tahun ini saja Rani akan merilis 2 film yg sangat menjanjikan utk karir Rani selanjutnya…AIYYA n TALAASH!!!

AAR perjalanan karir Rani akan berakhir disini.. selanjutnya AAR akan membahas film2 Rani.
Terima kasih..

About these ads

16 comments on “All About Rani

  1. pengen curcol dikit boleh ya min?
    aku mw cerita suka duka ku sbg fansnya rani selama ne,

    dr sekian byk sodaraku yg sukak bollywood, akulah satu2nya yg ngefans brat dgn rani mukherjee, krn baik itu emakku, abang, adek, sepupu2, paman end bibi ngfnsnya rata2 sm preity zinta, aishwarya rai, dan kajol. kl dah bahas india sllu rani yang dipojokkan, yg dblang makin tua la, pndek, item, sok, dll. apalagi kl dah mereka membanding2kan dgn preity zinta, serasa panas sndri lah dgernya.
    emg aku akui preity zinta sllu kliatan cantik dmn aja, tp rsanya agak pnas kl dibnding2i sm rani, serasa kyk dibanding2i sm diri sndri, (aku sama rani byk persamaan, item n pndek, hehehe kepedean sndri,)
    ditambah lagi jumpa temen deket pas SMA yg bner2 haternya rani, tiap bahas india sllu rani jd santapan dy, apa lg diflm MDK yg dflm tu rani emg kliatan sderhana, langsung deh jd bahan hinaan dy n sllu mmbanding2kan dgn kareena kapoor yg emg idolanya dy.
    dr SD smpek SMA sejak jatuh cintanya ak sm rani di KKHH, blm pernah pny tmen yg bs diajak sharing sputar rani, aku cb search google, sekedar cari info rani ehh isinya negatif mulu, yg dblg rani perokok, rani kasar sm wartawan, trs pas dtg ke Indo dia smbonglah, bla blaa, dsb…
    smpek pd akhrnya aku kuliah dn mulai mngenal jejaring sosial yg namanya fb, dstu ak cb carik2 tntg rani eh ketemulah page tntg Rani Mukherjee Lovers Indonesia. sejak itulah aku senengnya bukan ketulungan, ternyata di page itu para ranians uda lama brkumpul, akunya aj yg ketinggalan melalangbuana mencari jati diri, apakah sebaiknya aku ttep mnjadi ranians atw berpindah klaen hati? itulah yg kupikirkan saat itu, tp setelah brgabung d RMLI aku serasa ada kekuatan lagi untuk membangkitkan kegairahanku trhdp rani dn stlh makin byk tau tntg rani aku gak malu lagi untuk mengakui diriku sbg ranians, kl ada yg mghina rani langsung deh aku bantah krn aku dah byk tau tntg khidupan pribadi rani, itu semua berkat RMLI, thanks RMLI dan para adminnya yg begitu hebat2.. :)
    .
    maap ya kepanjangan curcolnya, :D

  2. Dari jaman’y KKHH smp skrg aq ttp ngfans ma Rani, bahkan mskpun skrg aq lbh sk nntn Kdrama tp tiap x ada film bollywood yg di mainkn rani aq msh sllu excited nntnnya. jdi smpai kpnpun gk ada yg bs mnggntikan rani di htiq,
    aq smp nngis bca bgian yg media trs mmjokan&mnjatuhkn my rani :(
    tega bngt si! rsanya pngen bnuh mrka aja! huft!

  3. Rani!!!!! apapun yg diberitakan media2 murahan itu tntg kmu! I’ll always love u! always support u! I’ll be there 4 u!
    smpai kpnpun gk ada yg bs mnggantikan mu di hatiq! bhkn mskpun skrg aq lbh sk Kpop &Kdrama. tp tiap film yg rani bintangi tyang di tv sllu mmbuatku jtuh cnt lg pda bollywood! kau bnar2 stu2nya artis bollywood pujaanku! Only you!!No one else!!!
    big Love for you my queen! :*

  4. rani is rani,,pokoknya the best dech buat rani,,ak paling suka ama kesederhanaannya,,dibilang cantik jg enggak,,banyak yang lebih cantik dari dia..tapi…ada tapinya lho min…wajahnya tuh selalu sedap untuk dipandang,,ga bosenin,,nah itu dia yang bikin ak jatuh cintrong apa lagi pasanganku juga ngidolain rani…dia bilang rani itu gue bangeeets…..hehehe…ngareepp pokoknya…ciyuuuss..

  5. tetap semangat rani apapun yang terjadi rani tetap lah ranii,,Queen Of Bollywood,,
    Masih Bnyak Orang2 yg Mnyayangi rani,,Semua Ranians menyanyangi ranii,,dan Menunggu film2 ranii,,I love U Ranii,,,

  6. RANI itu cantik , syp blng dy sombong , mungkin banyak org media yg mojokkin dy karena iri , klo aku sih RMLI xelaloe …

  7. Seneng, exited, terharu baca’y mulai dr awal ampe terakhir hehehe *lebay
    kerenz dah yg buat AAR Rani ini tahu banyak yah mengikuti perkembangan doi banget dr awal karir ampe skarang *jempol :) Tau Rani tuk pertama kali pas di KKHH tuh film heboh dah ampe sekampung nonton & ngga ketinggalan aku jg ikut hehe tapi suka ama kajol waktu itu, klu Rani cuma liat’y ini orang sexy yah trus kok bisa jadian sama Rahul kenapa ngga kajol hehe sempet ngga terima jg, kemudian liat doi di film HDJPK, KPNH lalu CCCC nih film keren2 dah tp blon begitu ng_fans cuma suka aja trus pas liat doi di film Saathiya nah di film inilah yg bikin aku suka Rani cuz film’y bagus, acting’y dpet & chemistry sama Vivek ngena bnget ampe pengen 2orang ini beneran pasangan hahahaaa *ngarep. kemudian muncul lah filmChalte2 pasangan breng SRK wah jd tambah ng_fans sama doi & memantapkan diri menjadi #Ranians kemudian KANK tambah cinta doi.tp berakhir dah disini cuz udah mulai sibuk sekolah lanjut kerja ngga tau lagi perkembangan Rani slanjut’y nah pas taon 2012 doi mau konser ke Jakarta baru dah suka lagi *telat hehe lanjot ubek2 gugel & yutub, akhir’y Luv Rani daebak… ^_*
    Sorry min kepanjangan cuma mau sharing aja… TQ AAR’y ngbantu bngat cuz banyak yg ngga tau trus lanjut ke film Rani next yah AAR’y *ditunggu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s