Queen Of Heart In Chat *juni 2011

translate by Khairanee M Nadya or Trio Kelinci

Q  : Film Reema Kagti yang belum diberi judul adalah film ke-4 Anda dengan Aamir Khan. Bagaimana rasanya bekerja dengan dia lagi ?

R : saya benar2 menunggu untuk ini.  Aamir selalu menjadi seseorang yang saya ingini. Saat kecil, saya menonton “Qayamat Se Qayamat Tak” dan seperti orang lain, saya sangat menyukainya.,. Dia begitu imut  di film itu dan saya bermimpi bs beromantis dgn dia. Saya akan menempatkan diri sbg Juhi Chawla dan berkhayal  menyanyi dan menari dengan dia. Kemudian, ketika saya 16-17, saya benar-benar berbagi layar dengan Aamir di Ghulam, yang bagi saya  itu sangat luar biasa. (ckckckck, saran buat Ranias, mimpi lah nyanyi2 sama idolanya sapa th kesampean… rp ini cm berlaku bg yg dibawah 16-17, wkkwkw)

Aku ingat ketika kami melakukan syuting lagu “Aankhon se toone diya Kya Keh yeh”, setiap kali aku harus “take” gambar (indonnya apa ya, akuh ga th) , saya akan melihat ke bawah di sepatu Aamir’s. Dia kemudian akan menarik dagu saya dan berkata, ‘Lihat ke mataku, kamu seharusnya melihat saya dengan cara yang romantis. ” Sekarang kami berbagi persahabatan yang hebat. Tapi sekarang ketika saya berhadapan dgnnya  di film Reema, aku harus terus-menerus mengingatkan diriku bahwa aku berakting dgn Aamir , bintang besar, bukan hanya seorang teman yang lebih dari 10 tahun. Saya menghormati dia dan bintang yg diraihnya adalah hasil kerja keras.

Q : Anda juga bekerja dengan Shah Rukh Khan di awal Kuch Kuch Hota Hai.

R : Ya, saya jatuh cinta dengan dia ketika saya menonton Dilwale Dulhania Le Jayenge. Dan kemudian saya menemukan diri saya bekerja dengan dia di KKHH. Ketika Shah Rukh dan saya syuting  untuk lagu Tujhe yaad na meri aayi di Skotlandia, adegan menuntut bahwa dia mencium pipiku. Setiap kali dia akan mendekati saya, saya akan menjauh tanpa sadar. Itu terjadi berkali-kali dan akhirnya ia menyerah! Tapi, baik SRK dan Aamir tidak pernah membuat saya sadar bahwa saya pendatang baru. Saya belajar banyak dari mereka. (cuwit2…. I  like blue nih yee)

Q : Bagaimana dengan Salman Khan?

R : Salman benar-benar menggemaskan. Aku benar-benar mencintai dia seperti dia apa adanya. Saya hanya tertawa ketika  bersamanya, dia sangat menghibur. Dia adalah seorang rockstar. Ketika ia ada di layar, tidak hanya orang biasa tapi kami para aktor juga bertepuk tangan dan bersiul untuk dia dan berkata, ‘Star aa gaya” (mgkn artinya BINTANGNYA BINTANG :D). Dia begitu tampan. Ketika ia lewat, Anda benar-benar akan berhenti  berbalik dan memandangnya. Ketika saya melihat promo dari Dabangg, Aku menelfonnya dan kami berdua benar-benar gila (hmmmm, ckckkckc, tuh khan gpp gokil). Ia tak tergambarkan. Jika  Selatan memiliki Rajinikanth, kita punya Salman!

Q : Apakah bintang pendatang bs berpasangan dgn Anda nanti?

R : Tentu saja! Ketika saya berakting bersama Shahid Kapoor di Dil Bole Hadippa, ia terus berkata, “Ya Tuhan saya bekerja dengan Rani Mukerji ‘. Saya mengatakan kepadanya bahwa dia tidak boleh terpesona karena saya harus menyintainya di film!

Q : Seberapa mudah untuk aktor untuk menjadi teman?

R : Sangat mudah untuk berteman dengan aktor pria karena tak ada persaingan seperti  dengan aktris dimana karena faktor jenis kelamin yang sama, Anda selalu ingin menjadi lebih baik daripada yang lain. (***hmmm, pinter pinter)

Q : Apakah Anda beranggapan bahwa dua aktor laki-laki bisa bersama tapi dua aktor perempuan tidak bisa?

R : Saya rasa saya cukup beruntung untuk bekerja dengan aktris2 besar.  Ketika saya membaca tentang cat-fight di media, saya khawatir jika itu benar-benar terjadi seperti yang saya pribadi tidak mengalami hal seperti itu. Saya telah melakukan 5 film dengan Preity Zinta. Bagi dunia, kami seolah diadu satu sama lain, tapi tidak seperti itu. Kami  adalah teman baik.

 Q : Apa pendapat Anda tentang interaksi media? Dan budaya paparazzi?

R : Saat ini, aktor telah menjadi lebih terbuka dengan media. Namun hal ini telah menimbulkan masalah bagi aktor seperti saya karena jika saya tidak melakukan itu, maka saya akhirnya dipanggil penyendiri. Jadi sekarang saya telah berubah dan saya mudah didekati.

Adapun budaya paparazzi, ini telah menjadi kejahatan yang dilakukan thdp profesi saya. Tetapi jika kita melihatnya dengan cara yang liberal maka saya kira ini adalah cara  sebagian  orang untuk melihat idola-idola mereka tanpa penjagaan sehingga mereka dapat mengkritik mereka. (Mmmm, maksudnya mgkn yag ngambil2 foto2 artis pas mereka lg jeleks ya :D)  Setelah itu, siapa yang tidak suka gosip? Paparazzi tahu persis apa yang penonton ingin lihat. Orang ingin memberikan komentar tentang bagaimana kita terlihat atau apa yang kita pakai dan berkata, “Dekho, Kaise hai dikhti tanpa make-up.” (Artinya : Lihat, jelekk pun ga pake mikap, ckck). Para paparazzi menawarkan apa yang mereka ketahui untuk dijual.

Q: Apakah Anda juga menyalahkan media untuk membuat para aktris harus sadar dalam berpakaian?

R : (Tertawa) Ya, karena kita tidak bisa memakai pakaian apapun lebih dari sekali! Bahkan jika kita ulangi alas kaki kita, mereka menunjukkan “Arre dekho, Woh Phir se chappal pehni hai! Bahkan aksesori kami diperhatikan! Jadi, setiap kali kita bepergian, kami membuat sebuah titik untuk berkonsentrasi pada pakaian. Ini juga sangat menyenangkan untuk menonton beberapa aktor mendapatkan sumbangan sesaat sebelum penerbangan h karena fotografer selalu menunggu di luar unutk menjepret. Jadi anggaran bintang untuk pakaian hari ini lebih tinggi dari pada  untuk makanan mereka atau alkohol! (ckckkckc, susah jg ya jd artis)

 Q : Apa Anda ambil dari gosip?

R : Gosip adalah menyenangkan. Namun media perlu menarik garis dan memahami bahwa mereka harus memverifikasi informasi dan bukan hanya fitur yang diberitahu kepada mereka. Hal ini terjadi karena ada begitu banyak kompetisi di antara media dimana semua orang ingin menyampaikan kabar yang pertama. Beberapa tahun yang lalu ketika saya sedang syuting untuk film, saya tiba-tiba melihat saluran televisi yang menyatakan bahwa saya akan menikah. Bagaimana mereka bisa membawa sesuatu seperti itu tanpa memastikannya dengan saya? Meskipun aku tidak bawa terlalu serius pada awalnya, ketika rumor berlanjut, mereka mulai mempengaruhi saya secara profesional.

Q : Mana yang lebih baik untuk seorang actor,  berhubungan langsung dengan penggemar melalui situs jejaring sosial atau tetap eksklusif?

R : Pada situs jaringan social, penggemar  secara langsung berhubungan dengan bintang-bintang. Jika ada rumor, maka bintang dapat log on ke situs Web mereka atau Twitter dan menjelaskan hal-hal. Itu bagus. Tapi di sisi lain, tidak ada misteri tentang bintang lagi.

Sebelumnya jika ada beberapa berita orang akan berspekulasi dan menjadi penasaran. Dalam kasus saya, saya pikir menjadi eksklusif adalah penting. Harus ada misteri tentang bintang. Tapi aku berhubungan dengan orang-orang di Internet saat aku mempromosikan film. Saya tidak memiliki account Facebook atau Twitter karena saya tidak ingin membuat orang terus meng-update tentang kegiatan pribadi saya. Aku ingin privasi saya. (**hmmmmm, mancaaap)

Q: Film2 Anda yang mana yang benar-benar menonjol?

R : Film2 penting dalam karir saya termasuk Raja Ki Aayegi Baraat sejak film pertama saya, Kuch Kuch Hota Hai dan Ghulam karena semuanya film  pertama saya yang super hits dengan bintang besar. Hey! Ram membuat banyak direksi menyadari bahwa saya bisa tidak glamour juga. Lalu ada Saathiya, Hum Tum, Yuva, Chalte Chalte, Veer-Zaara, Bunty Aur Babli, Black, Kabhi Alvida Naa Kehna dan NOKJ.

Q : Mengapa Anda berpikir Paheli tidak berhasil dengan baik?

R : Itu pertanyaan yang baik yang saya tidak punya jawaban apapun! Jika para aktordapat  menganalisis maka  kemudian semua film kami akan hits! Itu semua tergantung pada penonton. Saya masih ingat Taare Zameen Par dan Welcome dirilis pada hari yang sama dan keduanya sangat baik. Para penonton merima dan menikmati film tsb  yang benar-benar berbeda. Kadang-kadang penonton menolak film diluar genre tertentu. Ketika sebuah film gagal, bahkan performa hebat menjadi tak diperhitungkan. (venul Ran, setuja akuh)

Q : Apakah Anda berpikir bahwa ke-glamoran lebih penting daripada  kinerja bagi  aktris?

R : Setiap laki-laki yang pergi untuk melihat sebuah film merasa nyaman bila melihat aktrisnya di layar jadi terlihat baik dan memiliki tubuh yang bagus. Demikian juga ketika gadis menonton film, mereka ingin merasa bahwa hero mereka adalah segalanya. Jadi menjadi  glamor merupakan aspek penting utk menjadi bintang. Tapi ya, selama periode waktu, Anda harus membuktikan kepiawayan acting  juga. Jadi setiap aktor berjalan melalui tahap pertama yaitu terlihat baik untuk akhirnya dievaluasi oleh apa yang actor / aktris tsb miliki dalam hal kemampuan akting.

 Q : Apakah Anda percaya bahwa actor  memiliki kehidupan yg lbh panjang daripada aktris?

R : Tentu saja. Anda bs melihat actor berumur 40 tahun beraktingdengan  seorang gadis 20 tahun. Namun penonton akan menerima Rekha beraktingdengan Shahid hanya jika ceritanya masuk akal (*hahahhaha, gokillll….. saatnya Rani main bareng sama Jhony Lever)

Q : Apa Anda mau menjadi item number?

R : Saya menyukai item number – mereka sangat menghibur! Saya merasa harus ada item number dalam semua film. Saya akan melakukan item number dalam waktu dekat, tapi saya tidak tahu untuk film mana ! (Ketawa).

post by :  Liznia Energen Ai

Iklan

11 comments on “Queen Of Heart In Chat *juni 2011

  1. PILIHAN WAKTU ???
    wahh gak ngerti jg heehe ,
    mav daya tangkap aq lambat ,
    padahal oll via compi ,’
    ywd tanx ntii ajaa aq tanya lngsung di dpn compi via temen

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s