Sejarah Berdirinya RMLI (Ranians Must Read !!!)

Ingin berbagi sedikit cerita dengan ranians tentang awal mula berdirinya RMLI. Ya memang bukan hal yang penting dan ekslusif, tapi anggap aja ini story. Makanya akan aku buat dengan sederhana tidak akan formal. Supaya kalian juga tidak jenuh membacanya.

Ketika itu aku baru bergabung di facebook. Mungkin sekitar akhir 2009. Awalnya ingin ingin mencari teman-teman sekolah. Tapi setelah iseng search nama bollywood, n berteman dengan fans bollywood luar negeri bernama A… siapa ya aku lupa hihihi, ya pokoknya dia aku jadi keranjingan baca berita bollywood lagi setelah hampir 2-3 tahun gA berkecimpung di dunia bollywood yg merupakan hobyku. Setelah stress karena harus benar-benar jago bahasa inggris, akhirnya aku mencoba mencari grup bollywood Indonesia. Bertemulah grup yang didirikan oleh Jay Blitar nama fbnya. Sayang sekarang dia sudah non aktifkan akun sepertinya. Di grup itu aku mulai add banyak teman bollywood. Singkat cerita mulai banyak teman bollywood dari berbagai fans.

Akhirnya aku kenal dengan beberapa Ranians. Dan kita Cuma bahas Rani di status masing2. Aku yang sudah ketinggalan berita Rani senang sekali punya teman ranians yang saat itu masih disebut rani lovers. Aku akrab dengan Dhini (nama FBnya banyak sekarang jadi sebut nama panggilannya saja). Lalu aku di add ke grup umum (maaf tidak saya bisa sebutkan nama-nama grupnya ya). Disana ada banyak multi fans. Asyik, seru bisa berbagi info. Namun kesenangan itu berakhir dengan adanya keributan antar fans (lagi-lagi di skip tak usah dibahas). Lalu aku keluar dan chit chat dengan ketua grup SRKFCI k jihan untuk membuat grup bollywood umum. Aku setuju, tapi karena aku minim pengetahuan aku menolak jadi admin.

Melihat artis lain memiliki grup masing-masing, saat itu yang aku kagumi ada SRKFCI dan KKFCI (Kareena Kapoor), aku search lagi grup Rani. Ada, tapi updatenya sudah sangat lama. Sepertinya sudah tak berpenghuni. Saat itu aku katakan pada Dhini untuk membuat grup Rani. Dhini setuju. Dan setelah aku memiliki modem sendiri, akupun berniat membuat grup. Namun saat itu Dhini sibuk dengan the virgin (Hihihi iya kan dhin…??). Akhirnya aku iseng mencoba grup tapi rupanya salah, malah buat page. Karena masih gaptek aku konsultasi dengan kak Mely Amelia Rizky (Pendiri Bollywood Community Indonesia) cara membuat grup. Akhirnya aku sukses membuat grup RANI MUKHERJEE LOVERS INDONESIA tanggal 13 Maret 2010, ya di facebook. Anggota yang pertama kali bergabung adalah Ree Setya. Lalu para pengurus BCI mengangkat aku jadi admin di BCI dan diberi title Ketua RMLI. Yah ku pikir itu syarat aja karena grup yang lain pun memiliki ketua. Tapi aku bingung darimana mendapat info untuk di posting di RMLI? Saat itu kita sering chit chat dengan ranians via foto yang ditandai. Dan saat itu juga aku naksir Sapna Chan (sekarang Sapna Salsabillah Firdausy). Dia hafal betul tentang Rani. Argument-arguemnnya bagus, dan ya terlalu banyak kekagumanku padanya. Tak cukup diungkapkan disini. Akhirnya aku yang paling malas add orang, add Sapna lalu inbox dia menawarkannya untuk jadi admin di RMLI.

“ Tugasnya apa mba?” itu pertanyaan Sapna. Aku bilang berbagi info tentang Rani saja. Karena aku sudah ketinggalan info tentangnya. Sapna bersedia, akhirnya aku memiliki teman. Dan ya aku mulai invite teman-teman untuk bergabung (karena dulu bisa di invite n masuk sendiri, tidak seperti sekarang dengan format baru).

Akhirnya bermunculanlah banyak ranians di RMLI. Mulai dari geng DR2S ( Dhini, Ranita, Rhya n Sandra), lalu lahirlah trio kelinci (Khairanee, Rika n Ummu Khubaib) juga ranians lainnya seperti yang biasa tag foto Kajlima AntyMukherjee (sekarang Julianty Nursyaf fbnya), Helenna, Ecca, Wina dan lainnya yang tidak bisa aku sebutkan satu per satu. Kehadiran trio kelinci memang member warna. Merekalah yang selama ini begitu eksis dan setia dengan RMLI. Meski tentu ranians lain juga sangat berpengaruh, tapi mereka seperti kuncen yang selalu menjadi penunggu RMLI. Kami juga sering membahas Rani via inbox untuk menghindari ketersinggungan antar fans. Bukan menjelekkan artis lain, tapi membahas detail Rani dan kabar tentang sabotase yang dia alami juga lainnya. Itu setelah kami membaca sebuah artikel “ is Rani’s career sabotage?”. Dari situ ilmuku bertambah, terlebih ketika ranian super senior yang saya hormati mba Gestania Mitharani ikut memberikan info tentang Rani. Darisitu juga kita makin akrab dan seperti keluarga. Dan dibahaslah untuk meresmikan RMLI dengan menerbitkan ID MEMBER. Aku pun konsultasi dengan grup yang sudah lebih dulu menerbitkan ID yaitu SRKFCI. Aku belajar bagaiman cara mendirikan sebuah fans club, pengurus yang harus diambil, bahkan suka duka sebuah fans club. K Jihan Shahira Usman ketua SRKFCI mengajarkan banyak hal. Hingga akhirnya aku optimis dan mencari pengurus lainnya di wilayah Jakarta agar koordinasi makin baik. Akhirnya dipilihlah Wina. Walau Wina sempat menolak karena merasa baru bergabung dengan RMLI. Tapi, aku tegaskan aku memilih admin bukan atas dasar senioritas semata. Lebih kepada masalah kerja sama juga. Pilihan pertama Helenna, namun karena sudah berumah tangga sama seperti aku mungkin tidak bisa fokus, maka memilih yang masih single yang membantu dan bekerja sama dengan aku. Tapi Helenna masuk sebagai pengurus wilayah Jakarta walau tak dicatat dalam list admin grup.

Untuk menambah kekuatan informasi seputar Rani, para pengurus memutuskan menambah admin. Admin biasanya dipilih yang memiliki akses internet bebas, karena aku sendiri ibu rumah tangga tak selalu bebas memandang computer dan mencair info seputar Rani. Juga Sapna yang lebih sering online via phonsel membuat Wina sepertinya kerepotan jika harus bekerja sendirian. Akhirnya kita mencoba meminta Khairanee M Nadya, tapi dia menolak dengan alasan yang kuat.

O ya, RMLI sendiri memang pernah membuat susunan organisasi, meski sebenarnya hanya untuk seru-seruan saja. Berikut susunan organisasi RMLI dulu:

Ketua               : MajaRani Banyuaji

Wakil ketua     : Sapna Chan / Sapna Salsabillah Firdausy

Biro Media       : Helenna Anwar MukherjeeQueenOfBollywood,

Khairanee M Nadya

Wina Februarita ( sekarang Rikana Rikini )

Yueyy  Laurenthya Mukherjee

Biro teknis       : Ree Setya

Dan lain-lain..

RMLI tidak berdiri dengan mudah. Di awal berdiri, aku sebagai pendiri sempat merasa tidak percaya diri ketika ada grup Rani lain yang didirikan oleh orang yang aku anggap senior di ranians. Lagi-lagi Sapna dan senior-seniorku di BCI memberi semangat dan keyakinan. Hingga akhrinya RMLI pun tetap bertahan hingga sekarang. Ya, walau Sapna itu sangat maya.. tapi selalu ada di untuk mendukungku.

Ujian bagi kita ranians yang menjadikan home sweet home nya di RMLI tidak sampai disitu. Kami juga harus pintar-pintar bersikap ketika menghadapi orang yang tidak suka Rani Mukerji yang kami sebut hater. Mereka tak jarang menandai foto Rani dengan membandingkannya dengan idola mereka. Kami ranians selalu berusaha tidak mengikuti jejak para hater dengan menghina kembali idola mereka. Biasanya kami jadikan bahan candaan atau lainnya. Tapi puncaknya ketika di sebuah grup Rani dan ranians seperti benar-benar tidak disukai. Bahkan kami sampai seperti berperang, bukan butuh pengakuan atau ingin pujian, tapi ketika orang-orang sudah kelewatan menunjukkan rasa tidak sukanya yang amat berlebihan dan tidak wajar bahkan tidak manusiawi kami pun marah. Kami memutuskan untuk keluar dari grup umum dan hanya akan membahas Rani di RMLI yang kami anggap sebagai rumah ranians di Facebook. Sempat dituduh hacker sebuah grup juga karena ketika grup tersebut di hack, yang terakhir memberikan pernyataan tentang suatu kebenaran adalah fans Rani. ya, terkadang bicara kebenaran tak selalu dianggap benar.

Aku juga selalu berkoordinasi dengan ketua grup lain untuk menghindari kesalahfahaman antar fans yang memang sering terjadi. Bahkan pernah seperti diadu domba, untung aku dan ketua grup lain langsung diskusi dan ternyata itu Cuma upaya adu domba. Kami pun menjelaskan pada ranians untuk tidak terpancing adu domba orang tidak bertanggung jawab. Kami tak hanya berjuang melawan ketidak adilan (keren ya bahasanya) terhadap Rani n ranians di facebook, tapi langsung dengan media yang ketika itu memberitakan karir Rani telah tamat. Bukan Cuma itu, disana juga disbanding-bandingkan dengan aktris lain yang masih berkibar dan karirnya makin cemerlang. Kami langsung menyerbu media-media itu dengan memberikan komentar-komentar tentang fakta-fakta yang ada. Tak sekedar marah-marah tidak jelas, tapi kami ungkapkan betapa Ranians tetap mendukung Rani dan tidak peduli dengan pernyataan mereka. Dan kabarnya Rani yang sempat sedih dan berniat mengundurkan diri dari dunia film karena merasa telah dijatuhkan oleh pemberitaan-pemberitaan miring media selama bertahun-tahun membaca komentar-komentar ranians seluruh dunia tersebut hingga comeback dengan No One Killed Jessica di tahun 2011.

Hampir satu tahun berdirinya RMLI, event pertama yang dibuat RMLI adalah nonton bareng film Rani NO ONE KILLED JESSICA di blitz megaplex Grand Indonesia pada tanggal 16 JANUARI 2011. Dimana Rani comeback lagi setelah vakum satu tahun. Alhamdulillah walau tidak banyak tapi cukup menyenangkan bisa bertemu dengan banyak orang. Dari ranians yang sudah lama kenal ada aku sendiri, Wina Februarita, bunda Yeni McNally, RanNuck Mukerji, Mala Zhao, Kaurvaqi Khan, dan ranians yang ketika itu baru bergabung mb Elly Mustika Wiriyanti. Lalu dari fans bollywood umum dipimpin oleh k Romy Raja Hindustani, K Leyla Idris, K Ardhyan Devtara, mb Aira Syifa, Radhit Madhavan, dan lainnya karena saya lupa nama mereka (maaf ya). N tentu terima kasih buat K Romy yang banyak membantu acara tersebut.

Kemudian tiba di HUT RMLI yang pertama dan Ulang Tahun Rani yang ke 33th. Kami pengrus hanya merencanakan acara sederhana. Dan sedikit bagi-bagi souvenir  all about Rani dengan cara mengadakan kuis. Dan ketika itu datang bantuan dana dari beberapa orang yang secara sukarela menjadi donator tanpa aku minta. Diantaranya Radhika RikaRani (anggota trio kelinci) dengan hadiah pulsa, Mb Elly mengadakan kuis lomba tulis surat untuk Rani, dan aku sendiri all about merchandise Rani. Acarapun cukup memuaskan dan menghibur walau phonsel terus dijejali sms jawaban dari ranians. Untuk kemudian hadiah dikirim oleh para donatur masing-masing. Kuis-kuis berikutnya juga disponsori oleh para sesepuh ranians, aku, Sapna, Bee, Mb Gestania, Wina dan juga mb Elly.

Namun setelah diskusi dengan beberapa admin, ada usul untuk tidak selalu mengadakan kuis (usul Bee), dikarenakan ingin ranians aktif bukan karena mengharap imbalan, tapi karena ketulusan dan kecintaan terhadap rani dan kekerabatan antar ranians. So kuis hanya akan diadakan untuk event-event tertentu saja.

Dan tibalah sebuah event besar bagi para bollymania yaitu silaturrahmi bollymania yang diadakan di Taman Mini Indonesia Indah. Saat itu RMLI diminta masuk kepanitiaan dengan aku sebagai perwakilan. Senang, karena jadi banyak kenal fans lain dari meeting via inbox dengan panitia lain yang diketuai K Romy. Dan setiap grup diminta menyumbang doorprize. Ketika itu aku sendiri sudah menyiapkan beberapa pin Rani, poster dan kalender. Lalu mb Elly menyumbang Mug dan gantungan kunci.

Dan akhirnya RMLI yang sudah berdiri selama satu tahun ingin secara resmi dengan membuat gathering sederhana di D’cost Blok M Square. Acaranya memang tidak seseru di TMII karena ya namanya juga di mall plus resto. Banyak keterbatasan. Dan kita sadar betul, tapi ya itulah yang utama adalah kita bisa makan bersama, saling berkenalan sesama ranians dan sudah resmi dengan pertemuan itu. Tidak harus resmi dengan didaftarkan sebagai lembaga yang berbadan hokum, tapi dengan diakui di dunia bollywood sebagai grup Rani Mukherjee itu sudah cukup resmi sebenarnya. Tapi lebih merasa afdhol jika dinyatakan resmi dengan kehadiran dan berkumpulnya ranians. Wina lah yang paling sibuk ketika ada event, karena dia yang selalu berkoordinasi dengan pihak luar. Selama ini memang hanya Wina yang selalu membantu aku untuk event-event. Dan sudah seperti assistenku hehehe.. (pisss win

Nama RMLI juga sudah diakui dengan muncul di berita online The Jakarta Globe yang link dan dimuat di Times Of India, sungguh bangga dan senang karena berharap Rani membaca berita tersebut dan tahu ada grup di Indonesia yang didedikasikan untuknya. Sebenarnya sempat mendapat tawaran wawancara juga dari The Jakarta Post, tapi ketika hari wawancara, musibah tiba ibu mertua tercinta meninggal. Aku pun membatalkan wawancara itu. Bukan ingin sombong, tapi hanya merasa bangga bisa membawa nama RMLI dan Ranians dibaca dan dilihat banyak orang.  Bahkan mungkin oleh orang yang tidak menyukai bollywood dan mungkin bisa mengingat kembali sosok Tina yang sempat mereka lupakan.

Pada perkembangannya saat ini, dengan makin banyaknya member, akhirnya diputuskan memilih admin baru lagi untuk ikut membantu memantau grup. Dipilihlah Bee si professor dan  Yueyy si miss update sebagai admin. Sebelumnya yueyy adalah biro media. Jadi tidak ada bedanya sebenarnya. Lalu untuk kepengerusan jika ada event bersama bollymania, maka kepengurusan Jakarta juga dipilih. Ada bunda Yeni, Helenna, Ida Esha, Ecca dan tentu aku dan Wina.

Sejak awal berdiri RMLI besar oleh ranians yang selalu saling mendukung dan ketika ada kesalahfahaman akan saling menyelesaikan baik-baik tanpa melibatkan orang lain yang tidak faham. Aku sendiri dengan Sapna sering beda pendapat dan pandangan. Tapi kami selalu membahasnya via telepon, sms or inbox diskusi tanpa diketahui oleh member bahwa kami ada selisih pendapat. Tapi pada akhirnya nama RANIANS selalu menjadi penengah ego kami. Meski berbeda pendapat kami tetap kompak, solid dan saling mendukung.  Sama seperti dengan Sapna, kadang aku dengan Wina juga beda persepsi, tapi karena kita selalu berdiskusi tanpa campur tangan pihak lain akhirnya kita menemukan jalan terbaik. Sapna dan Wina faham betul posisi aku sebagai ibu rumah tangga yang tak selal bisa membalas sms or menerima telepon mereka. meski aku sempat mengatakan aku memberikan RMLI pd mereka, tapi mereka menolak dengan alasan aku sudah menjadi icon RMLI (hihihihi bukan sombong ya…). Tanpa aku pungkiri besar RMLI adalah dukungan yang tak hentinya dari Sapna, Wina, Rika, Khairanee, Helenna yang selalu ada untuk aku dari awal hingga RMLI menjadi besar, dikenal luas bahkan memiliki anggota di facebook cukup banyak. Bahkan menghadapi para hater, menyerbu media lebay dan lainnya. Memang tak hanya mereka, banyak ranians lain seperti Rhya, Ame, Ranita, Ecca, Nuck, Ea Tea dll yang juga ikut berpartisipasi. Tapi para sesepuh inilah yang  ada dari awal berdiri hingga saat ini. Mereka tidak pernah meminta atau mengharap pamrih dari RMLI. Karena mereka menganggap RMLI adalah rumah kami. Dan hingga bermunculan ranians-ranians dan pengurus baru yang turut membantu  sekarang ini.

Tentu ranians sendiri yang paling berjasa membuat grup ini tetap ada bahkan tidak sekedar grup facebook semata. Dengan bersedia hadir pada event-event yang diadakan RMLI seperti nonton bareng, buka puasa bersama, gathering dan hadir mewakili RMLI di event-event bollywood umum semacam festival tari dan silaturrahmi bollywmania. Dengan tetap aktif dan update sharing tentang Rani.

Di RMLI ini, selain untuk sharing tentang idola kita, yang lebih kental adalah rasa kekeluargaan kita sebagai Ranians Family. Silaturrahmi yang selalu terjaga dengan saling menyapa di grup ini menjadikan RMLI terasa indah dan serasa rumah kedua bagi ranians. Saling tawa canda membuat kita semakin akrab tanpa pandang bulu dengan tetap mengedepankan sopan santun dalam bicara menjadikan kita tak ada yang merasa lebih tinggi.

Kalopun ada sebutan sesepuh itu ditujukkan pada pengurus dan ranians senior yang mungkin sudah hatam betul soal Rani.

Dan petaka paling menakutkan hampir terjadi di awal Mei 2011. Suamiku meminta aku menutup akun facebook. Ya ketika itu kami dalam sedikit masalah. Aku benar-benar bingung. Aku ingin memberikan RMLI ini pada orang yang tepat. Namun dalam kondisi banyak masalah begitu sulit dan malah banyak yang salah faham dengan nonaktifnya akun aku. Aku tak bisa membalas banyak sms dari ranians termasuk Sapna dan Wina. Saat itu juga aku tengah sibuk mencari rumah untuk pindah dari rumah orang tua. Jadi ya sangat stress. Aku katakan pada Sapna n Wina, agar mereka ambil alih RMLI. Tapi lagi-lagi mereka menolak. Aku butuh ketenangan dan tak membuka facebook walau sesekali update status hanya karena begitu berat meninggalkan RMLI dan ranians. Hingga akhirnya setelah pindah rumah sekitar bulan juli kemarin, aku bisa sedikit focus dan suami mengijinkan aku aktif lagi. Ya dengan syarat dan kententuan yang ketat hehehehe…

Akhir cerita, terima kasih sudah menjadi bagian dari RMLI. Terima kasih kepada yang sudah membantu baik secara materi, moril maupun dukungan semangat dan motivasi yang tanpa henti diberikan pada pengurus RMLI ini. Dan jika ada yang merasa telah dilupakan kami, itu bukan berarti kami lupakan. Dilupakan beda dengan menjauh. Dan kami tidak pernah memaksa siapapun untuk harus aktif di RMLI atau memlilih meninggalkan. Di dunia maya ini setiap orang memiliki kebebasan. Siapapun bisa membuat banyak akun, membuat banyak grup dan lainnya. Dan saya tegaskan disini RMLI tidak pernah membenci atau meminta menutup grup Rani lainnya. Apalagi membuang orang yang telah berjasa pada RMLI. Ingat! Bagi saya jasa tidak hanya berupa materi. Tapi motivasi, dorongan semnangat dan nasihat serta partisipasi dan kesamaan niat itu adalah modal modal besar dan jasa yang tak terhingga.

Jadi RMLI ini bisa tetap eksis dan dianggap besar, itu berkat ranians yang memang dari awal berdiri telah banyak membantu seperti Sapna, Helenna, Wina, Khairanee, Rika, Ummu KHubaib, Dhini, dan lain-lain. Dan baru kesininya muncul ranians-ranians baru yang turut membantu. Dengan tidak melupakan bantuan nasihat dan motivasi dari sesepuh Bollymania seperti K Jihan Shahira Usman, K Mely Amelia Rizky, K Romy Raja Hindustani dan lainnya. Yang disebut inilah yang selalu ada untuk RMLI dan ranians, dari awal berdiri, merangkak, hingga bisa sejajar dan dikenal luas sebagai grup Rani Mukherjee di Indonesia. Terlalu banyak kalimat terima kasih yang mungkin harus aku sampaikan pada mereka. Meski sekarang mereka sudah jarang aktif, tapi para generasi penerus makin bermunculan membuat kami pengurus tetap semangat!!!!

Akhir kata, terima kasih untuk semua tak terkecuali. Baik para pendiri, ranians lama, ranians baru ataupun bollymania yang turut meramaikan dan membangun RMLI selama ini. Maaf tak bisa saya sebutkan satu persatu. Maaf juga jika ada yang merasa berjasa namun terlupakan. Pada kenyataannya secara garis besar inilah sejarah singkat RMLI, siapa-siapa saja yang terlibat langsung selama ini, siapa saja pendiri, motivator dan penasihat yang tak pernah bosan membantu.

It’s all about Rani n ranians.. we are the real ranians.. Hadippa!!!!!

written by  :MajaRani Banyuaji
post by           :  Liznia Energen Ai
Iklan

9 comments on “Sejarah Berdirinya RMLI (Ranians Must Read !!!)

  1. kalo selama ini aq pnya cerita spotong2 ,
    kini terasa lngkap sdh PASS membaca Awal nya berdiri RMLI hingga skarang ,
    Dari cerita PENDIRI RMLI di atas jls tersirat bnyk suka duka nya jg rintangan dgn sgala permasalahan yg ada .
    mungkin aq satu2 nya yg bkn member,
    tp selalu mengikuti RMLI dgn
    Berita2 Ranians ter’utama artis nya Rani Mukherjee.
    Entah aq ada di bagian mana ???
    Tentu nya Mengikuti dgn pengertian positip ,
    Pasti nya dari Awal aq mengenal Ranians mpe dini hari ,
    pada prinsip nya aq senang ,
    Susah nya karna permasalahan di masa lalu aq ini udah gak PD ,
    SE’AKAN BLACK LIST * Padahal lum tentu *
    sinar harapan nya cm di situ ,
    *lum tentu !!*
    tdk heran aq masih Bertahan..menjalin kedekatan sekalipun di DUMAY..
    @ Mungkin kalo harapan itu udah pupus ,
    aq akan menjauhh ,
    tp ini tdk…’harapan nya tetep ada &
    percaya lah tdk ada yg aq benci di dumay komunitas ini termasuk ke RMLI ,
    Mungkin aq awal nya bnyak salah TAPI TDK PERNAH MEMBENCI & gak pandai bergaul jg cara komunikasi aq yg aneh ,
    tp dlm ht ini , kalian qu anggap TEMEN ,
    MAKA NYA Aq BERTAHAN…

    @ Terlepas dari koment aq & membaca Sejarah Berdiri nya RMLI di atas ,
    Tentu harapan nya Semoga RMLI tetep bertahan di antara pitnah jg
    kesalahpahaman yg ada ,
    Sukriya n Hadippaaa..
    ^_^

  2. sebelumnya untuk om arip aku minta maaf. mgkin harus aku ingatkan jg berapa kali om janji berubah??? dg akun arip ajaa, hidayat sll srk, wara wiri, prem amar dll sptnya om ttp tidak berubah. sekali lagi maaf…
    saya sendiri sering lihat komen2 om yg bernada sindiran kpd RMLI atau sy pribadi di status or di komen om d bbrp tempat pdhl ketika itu di inbox blg ingin berubah.. hehehehe…
    sooooooo menyukai rani tak harus berteman dengan yg namanya Maja. dia bukan siapa2 rani ko..
    enjoy aja…
    biarkan saya dengan pendirian saya.. yang penting saya tidak meracuni pikiran orang tentang anda tentu SELAMA ANDA JG TETAP MENGHORMATI dan menghargai saya dan RMLI.
    faktanya banyak ranians ttp berteman dengan anda. krn masalah anda dan saya adl mslh pribadi tidak ada hubungannya dengan ranians… ok..thx..

  3. dulu mngkin , Jujur tnya aja sapna dulu aq s4 Inbok dia supaya bikin RMLI tandingan ,
    Artis RANI nya pun gak tw apa2 aq bilang ini & itu ,
    Dosa qu emang bnyak ,
    pertengkaran dgn kalian Sapna sbgai CURHATAN
    * Sapna tw percis siapa aq *
    YA di akui dulu aq emang Jahat ,
    Sapna tw percis Siapa aq…’
    tp skarang tdk ,
    trus kalo ada kalimat / KATA2 qu di BELAKANGAN INI yg berbau Ranians aq gak mnyindir ,
    tp cm menggoda,..sperti kt2 Jaii hooo
    * trutama kpd Sapna * mav sap !!!
    Mungkin batasan di antara kedua nya tipis ,

    @ Ecca , Wina , bu yeni , dost Hellenna & Ranians lain nya tdk pernah aq sentuh dgn kalimat2 Goda’an apalagi Sindiran ,
    @ OK dehh MajaRani ,
    Ini sepert takdir , sekalipun begitu
    kputusan mu aq hargai sbgai kputusan bijak & jln terbaik ,
    KITA CLEAR….

  4. nice posting *lagi berkelana* tiba” sampe ke sini…
    sebenernya lagi penasaran sama sistem member fc…
    beberapa hari lalu dibilangin sapna suruh tanya mb maja
    pingin nanya sih, soalnya RMLI kan udah berpengalaman…
    soalnya emang sama sekali ga ada bayangan tentang bikin member fc
    cuma blum kenal ^^ jadi bingung gmn nanyanya?
    *makin nga jelas* semoga ada yg mau memberi penerangan…
    dimulai dari mana? terserah :-)) hahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s