Happy Sweet Seventeen Rani Mukerji (18 Oktober 1996 – 18 Oktober 2013)

newHari ini 18 Oktober 2013 our queen Rani Mukerji telah mengembangkan sayapnya selama 17th (sweet Seventeen) di dunia perfilman Bollywood. Telah begitu banyak film2 yang dimainkannya dari berbagai genre dan berbagai peran….manakah film2 dari Rani Mukerji yang menjadi favourite kalian???????? 😀
Rasa-rasanya ada yang kurang kalo para admin tidak memberikan sedikit goresan untuk mengulas karir seorang “Queen Of Hearts”. Sebagai Ranians pasti kita sudah tahu bagaimana awal karir Rani didunia Showbiz Bollywood. Yup benar sekali awal2 karir seorang Rani Mukerji tidak begitu dramatis tapi cukup menarik untuk diikuti sampai Rani mencapai puncak kesuksesan sebagai salah satu Diva Bollywood.
Berikut admin paparkan sedikit perjalanan karir dari seorang Rani Mukerji berdasarkan interview2nya

Tidak banyak yang tahu Rani yang pada waktu habis dilahirkan sempat akan tertukar dengan bayi lain di rumah sakit, untungnya kedua orangtuanya mengenali mata Rani yang berwarna cokelat sehingga ketika Suster membawa bayi ke ruang ibunya, ibunya langsung mengenali kalo bayi yang dibawa itu bukan Rani, karena matanya tidak berwarna cokelat. Lalu ibunya mengelilingi rumah sakit keluar masuk ruangan sambil berteriak dimana bayi saya.
Ya bayi itu sekarang menjelma menjadi aktris papan atas di Bollywood bahkan menjadi aktris paling subur di India baik subur badannya maupun subur film2nya karena sejak berkarir selama 17 tahun yang lalu Rani hampir tidak pernah absen untuk merilis film tiap tahunnya.

Rani…Rani…Rani…

Seperti kita tahu awalnya Rani tidak ingin menjadi seorang aktris. Dan keinginan Rani ini selaras dengan Ayahnya (Ram Mukerji) yang tidak ingin Rani menjadi aktris tetapi berbeda dengan ibunya (Krisna Mukerji) yang malah ingin Rani menjadi seorang aktris.

Bagaimana Rani bisa merambah ke dunia film???
Pada tahun 1994 ketika Rani berada ditahun pertama di Mithibai College, Mumbai. Salim Akhtar, produser sekaligus teman akrab Uncle Ram datang kerumah Rani dan menawarkan film “Aa Gale Jag Jaa” tetapi Rani menolaknya dengan alasan sudah banyak aktris dikeluarganya dan Rani ingin menjadi seseorang yang berbeda. Kemudian film itu jatuh ke tangan Urmilla Matondkar.

Nampaknya Uncle Salim tidak putus asa untuk mengorbitkan Rani sebagai aktris baru. Kemudian uncle Salim datang ke Rumah Rani lagi dengan menawarkan film Raja Ki Aayegi Baraat. Tetapi waktu itu uncle Ram yang menolaknya dengan alasan Rani masih sangat terlalu muda tetapi uncle Salim berargumen kalau film ini akan selesai 2 tahun yang akan datang (1996). Dan itu cukup masuk akal meyakinkan uncle Ram untuk memberi ijin Rani main film (umur Rani 17-18th) tetapi dengan syarat kemana-mana Rani harus ditemani sama ibunya, Mom Krisna.

Awal Casting……..

Pertama screen test Rani memakai pakaian yang ketat (kata Rani terketat dari yang paling ketat dan terpendek dari yang paling pendek), badannya gemuk dan masih pemalu *coba bayangkan Ranians??. Ketika dikasih skrip Rani tercengang (plonga-plongo) karena Rani tidak punya pengalaman dan pengetahuan tentang film sama sekali. Dan ketika diperlihatkan gambar2 dari sebuah film dan Rani disuruh untuk menirukan adegannya Rani mulai menangis dan hanya melakukan seperti apa yang dia lihat di film2. Menurut Rani Screen test pertamanya merupakan bencana baginya. *hahaha ada2 saja

Kemudian uncle Salim kembali ke rumah Rani dan mengatakan kalau Rani mempunyai wajah yang fotogenik dan kamera menangkap wajahnya dengan baik. Terus Mom Krisna berkata kepada Rani : “Kesempatan hanya datang sekali, ambil itu. Apa hal terburuk yang akan terjadi? Kamu akan gagal dengan usahamu? Kita disana setelah itu. Tapi setidaknya kamu akan tahu kamu telah mencoba dan tidak akan menyesal meninggalkan kesempatan emas”.
Rani kemudian setuju untuk main di Raja Ki Aayegi Baarat. Oya…alasan lain Rani mau main film karena waktu itu keluarganya sedang mengalami kelabilan ekonomi dan terjadi perselisihan antara ayahnya dengan saudara-saudara ayahnya.
Sebulan sebelum syuting, Rani oleh ayahnya dimasukkan ke kelas akting milik Roshan Taneja. Rani mengambil waktu 2 kali sehari selama sebulan yaitu pagi dan sore karena siangnya Rani kuliah.

Singkat cerita syuting dimulai dan film dirilis dan hasilnya film pertamanya Raja Ki Aayegi Baraat gagal menembus Box Office di India sehingga hal ini membuat rani memutuskan untuk melanjutkan kuliahnya di SNDT Juhu, Mumbai jurusan Home Science.

Banyak komentar bernada meledek yang dialamatkan Rani dari teman maupun keluarganya setelah mereka nonton Raja Ki Aayegi Baraat. Teman-teman Rani meledeknya dengan ketawa saat Rani mulai menangis difilm itu bahkan kakak kandung Rani (Raja Mukerji) mengatakan : ketika Rani sedang akting menangis kata kakaknya Rani bukan sedang menangis tapi malah sedang menari. *hahaha kejam nih kakak Rani

Rejeki Gak Akan Kemana dan Gak Akan Tertukar….

Labil ekonomi yang membuat Rani untuk main film lagi. (Admin Gak tau gimana awal mulanya) Rani mendapat peran di Ghulam dengan status Second Choice karena pilihan pertamanya Pooja Bhat mengundurkan diri dimenit-menit akhir. Rani pastinya sangat senang karena akan bermain dengan aktor pujaannya Aamir Khan. Rani yang masih kategori pendatang baru masih malu-malu ketika beradegan dengan Aamir Khan, Rani selalu melihat kebawah saat adegan romantis dengan Aamir. Lalu Aamir mengajari Rani bagaimana berakting dan sekarang mereka berdua menjadi sahabat yang sangat akrab.

Akhirnya Ghulam dirilis dan mendapat respon yang sangat positif dari penonton sehingga nama Rani Mukerji mulai dikenal di India dan lagu “Aty Kya Khandala” menjadi fenomenal sampai sekarang sehingga Rani dijuluki Gadis Khandala.
Kesuksesan Rani tidak sampai disini karena ditahun yang sama 1998 selain merilis film Ghulam. Rani juga merilis film Kuch Kuch Hota Hai yang sangat fenomenal bagi perfilman Bollywood sampai sukses ke luar India bahkan sampai ke Indonesia. Kesuksesan film KKHH semakin melambungkan nama Rani di kancah perfilman International, namanya semakin dikenal ke seluruh dunia bahkan banyak orang yang mengikrarkan sebagai fansnya setelah menonton film KKHH termasuk Saya.

Seperti di perannya di Ghulam peran Rani sebagai Tina Malhotra di KKHH sebenarnya bukan untuknya bahkan Rani adalah pilihan terakhir sang sutradara Karan Johar. Karan sempat menawarkan peran Tina ini ke Twinkle Khana,Tabu bahkan ke Raveena Tandon yang sudah menandatangani film “Bade Miyan Chote Miyan”. Selain mereka bertiga masih banyak artis yang ditawari peran Tina Malhotra tetapi mereka pada menolaknya dengan alasan perannya terlalu singkat.

Setelah tidak ada aktris yang mau memerankan peran Tina Malhotra, Karan menawarkannya kepada Rani atas saran dari sahabatnya Aditya Chopra dan Shahrukh Khan. Alasan Adi dan Shah menyarankan Rani karena Adi dan Shah kagum melihat cara Rani mempromosikan film pertamanya Raja Ki Aayegi Baraat dari stasiun Tv satu ke tv lainnya. Dengan mengikuti kata hatinya Rani langsung mengatakan Yes untuk memerankan karakter Tina bahkan dengan PeDenya Rani mengatakan ke Karan hanya dia yang mampu memerankan tokoh Tina Malhotra *bias dilihat hasilnya

Yup benar sekali KKHH Booming dan melambungkan nama-nama pemainnya termasuk Rani Mukerji walau hanya bermain sebagai supporting aktris. Sejak itu banyak tawaran yang datang ke Rani dari berbagai sutradara bahkan Rani bisa merilis 4-5 film pertahun dengan berbagai aktor yang terkenal. Mulai dari Govinda, Anil Kapoor, Kamal Hasan, Bobby doel dll.

Banyaknya film yang dimainkan oleh Rani malah tidak membuatnya berkembang dan naik ke puncak bahkan namanya mulai tenggelam. Aditya Chopra yang awalnya sudah tertarik dengan bakat Rani menawarkan Rani untuk bermain difilm garapan Shaad Ali “Saathiya” berlawanan dengan Vivek Oberoi. Yap film ini menuai kesuksesan luar biasa bagi karir Rani. Rani mendapat pujian dari berbagai pihak atas aktingnya yang dinilai sangat natural. Berbagai award versi kritik diberikan kepadanya. Rani yang menganggap akting hanyalah sebuah pekerjaan baginya tapi setelah kesuksesan Saathiya Rani menilai akting tidak hanya sekedar pekerjaan baginya bahkan lebih dari itu.

Kemudian Rani mengerjakan serentetan film2 yang menembus Box Office dan mengantarkannya menjadi aktris no.1 tahun 2004-2007. Hampir semua film2 Rani mengalami kesuksesan pada tahun-tahun tersebut. Rani mendominasi perfilman Bollywood bahkan hampir semua piala dari berbagai ajang penghargaan masuk ke lemarinya dari mulai Best Aktris versi popular n kritik, Best Supporting aktris hingga Best Couple on screen dengan pasangan yang berbeda. Pujian tidak berhenti diberikan kepada sang Ratu Bollywood dan banyak yang menganggap bahwa pencapain Rani ditahun-tahun itu disamakan dengan pencapaian para aktor bahkan dengan 3 Khan. Artinya Rani mampu mendominasi.

The One And Only Rani Mukerji….

Ya….Rani seorang Aktris mampu mendominasi perfilman bollywood selama kurang lebih 4 tahun dan ini merupakan prestasi yang sangat luar biasa. Saathiya, Yuva, Hum Tum, Veer Zaara, Bunty Aur Babli, Black telah bekerja dengan baik bagi karir seorang Rani Mukerji. Hampir sebagian aktifitasnya digunakan untuk naik turun panggung untuk mengambil piala2 yang diperolehnya. Kesuksesannya diperfilman Bollywood mengundang banyak decak kagum dan komentar2 positif dari orang2 di industry…..
– Karan Johar mengatakan Rani Mukerji adalah aktris yang sangat bertalenta yang dijumpainya dalam kurun waktu 50th terakhir
– Preity Zinta berceloteh kalau nanti acara pernikahannya akan memajang foto2 Rani agar pernikahannya menjadi Super Hit seperti film Rani *ada2 saja neng geulis atu ini yak?
– Kunal Kohli (sutradara Hum Tum) berkata : Anda akan tahu kekuatan cerita yang Anda tulis sampai Rani yang memerankannya.

Roda Terus Berputar dan Tak Selamanya Diatas……

Ya perjalanan karir seorang Rani Mukerji bak roda yang terus berputar kadang diatas dan tak sering berada dibawah. Setelah mengalami puncak kesuksesan dan mendominasi perfilman bollywood mulai banyak yang tidak suka. Banyak berita2 negatif yang mulai dihembuskan untuk menghambat karir Rani mulai kabar pernikahannya dengan Aditya Chopra sampai Rani dibilang perokok. Disiniah Rani mengalami masa-masa terpuruk hampir semua film yang dirilisnya mengalami kegagalan seperti Ta Ra Rum Pum, Lagaa Chunari Mein Daag, Thoda Pyar Thoda Magic. Berbagai pemberitaan yang menyudutkan membuat Rani terpuruk. Kesehariannya -kata rani- dihabiskan hanya untuk menangis. Untung Rani mempunyai sahabat2 yang masih membelanya dan memberinya semangat seperti Aamir Khan, Jurnalis Omar Qureshi, Vikram Bhat (sutradara Ghulam) dll.

Keterpurukan Rani tidak hanya sampai disitu tahun 2009 Rani merilis Dil Bole Hadippa! Banyak komentar negatif dan menyudutkan sebelum film itu dirilis. Komentar yang Rani tidak cocok dengan Shahid Kapoor, matian2 ngurusin badan sampai berita tentang pernikahannya dengan Aditya Chopra dihembuskan lagi. Dil Bole Hadippa dirilis bersamaan dengan Wanted nya Salman Khan. Pada hari pembukaan Dil Bole Hadippa menghasilkan sekitar 18 crore (klo gak salah). Dan lagi2 ada upaya untuk menghambat kesuksesan film ini sehingga pada hari2 berikutnya pendapatan film ini tidak dijabarkan secara transparan dan cepat sekali langsung dinyatakan FLOP (padahal sekarang statusnya di Box Office bukan flop).

Ada pihak2 yang sengaja ingin meruntuhkan kolaborasi Rani Mukerji dengan Yash Raj Film karena Rani Mukerji bisa dikatakan dikontrak secara ekslusif oleh YRF karena hampir semua film Rani berbanner YRF. Ditanya tentang ada pihak2 yang berusaha menjatuhkannya Rani hanya berkata : “Aku tahu siapa mereka dan pada akhirnya orang-orang seperti itu tidak akan bahagia.”

Habis Gelap Terbitlah Terang……

Bukan Rani Mukerji namanya kalau tidak bisa bangkit dari keterpurukan. Wanita yang paling pintar didunia Showbiz dan suka berteman kata Subhash K Jha. Setelah peristiwa itu banyak yang mengatakan (termasuk Ranians) kalau Rani harus keluar dari YRF dan menandatangani film diluar YRF. Dan benar saja Rani menandatangani satu film diluar YRF…ya NO ONE KILLED JESSICA. Dengan banner UTV dan sutradara Raj Kumar Gupta yang masih tergolong baru.

Rani mendapat tawaran film ini ketika Rani masih syuting film Dil Bole Hadippa!. Awalnya Rani tidak mau mengambil peran ini tetapi Raj Kumar Gupta meyakinkan Rani dengan datang ke rumah Rani. Rani bertanya pada Raj Kumar Gupta : “Bagaimana Anda akan menarik minat penonton untuk menonton film ini? Jawaban Raj Kumar Gupta singkat padat : Jawabannya ada didalam skrip ini.”

No One Killed Jessica film bertema woman centric dan bergenre thriller berdasarkan kisah nyata tentang pembunuhan seorang model Jessica Lall. Rani berperan sebagai wartawan yang membantu Sabrina kakak Jessica untuk mencari keadilan atas kematian Jessica.

Oleh Raj Kumar Gupta, Rani diberi kuasa penuh untuk mengembangkan dan mengeksplorasi perannya sebagai wartawan penuh ambisi. Film ini dibuat dengan budget rendah dan ketika dirilis film ini mendapat respon yang sangat positif dan memperoleh status HIT di box office.

DAN…lagi lagi Rani mampu membuktikan bahwa dia aktris yang sangat luar biasa, dia belum habis dan dia bangkit kembali untuk kedua kalinya. Banyak pujian yang dialamatkan kepada Rani setelah memerankan Meera Gaity. Lagi – lagi Rani memperoleh banyak penghargaan lewat perannya sebagai wartawan.

Dedikasi…….

Rani mulai kebanjiran tawaran main film lagi banyak sutradara yang berlomba-lomba menulis skrip untuknya, tetapi Rani yang sekarang bukanlah Rani 15 tahun yang lalu yang menganggap akting adalah sebuah pekerjaan. Sekarang baginya akting merupakan dedikasinya untuk industri dan untuk fansnya. Kata Rani sekarang dia hanya ingin mengerjakan 2-3 film pertahun itupun kalau ada skrip yang menarik dan membuatnya senang mengerjakannya. Kalau dulu Rani merupakan pilihan kedua, ketiga bahkan pilihan terakhir sekarang Rani menjadi pilihan pertama para sutradara untuk bermain difilm mereka. Baru-baru ini banyak film2 yang menjadikan Rani sebagai pilhan pertama dan ditolak Rani dengan berbagai macam alasan.

Tapi tenang Rani is not Over, Rani mengatakan akan tetap bermain film sampai hari tua dan Meryl Streep adalah sumber inspirasinya dimana diusia tua masih produktif merilis film. Itu bisa kita lihat sekarang diusianya yang sudah tidak muda lagi ,35 tahun Rani masih merilis 1-2 film tiap tahunnya dan tahun depan 2014 Rani akan merilis film “Mardaani”……Wajib kita tunggu…….

Terima Kaih……
Para admin mengucapkan terima kasih kepada Ranians dan member yang masih aktif maupun yang pernah aktif di grup RMLI ini sehingga bisa menghasilkan sebuah kenangan yang tidak akan pernah terlupakan. Semoga kebersamaan ini akan tetap terjalin sampai kapan pun walau Rani sudah tiada di dunia ini…hiksss hiksss

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s