Rani Mukherjee Through My Eyes.

Article special birthday Rani Mukerji : RANI MUKHERJEE Through My Eyes.

By : @tommySuhardi89

1925177_10152280460549174_2138094385_n
Pernah memenangkan kontes menyanyi ketika bersekolah, nyaris tertukar dirumah sakit ketika lahir, dan juga hampir memutuskan untuk menikah diumur 14 tahun adalah sedikit kisah masa lalu dari seorang yang ku kagumi, the one and only, Rani Mukherjee. Jika boleh flashback tentang bagaimana awal mula aku mengagumi sosok rani ini mungkin aku harus mengatakan bahwa ibuku berperan besar dalam hal ini karena beliau yang menyadarkanku dengan terus memberitahuku sisi positif yang sudah bisa beliau rasakan lebih dulu. Dengan perannya di film KUCH KUCH HOTA HAI sebagai TINA yang menurutku adalah pengganggu hubungan 2 pemeran lainnya, membuatku gelap mata untuk tidak dapat melihat sisi-sisi positif yang dimilikinya. Tapi beruntungnya aku tidak tergolong kedalam kelompok orang-orang yang belum mendapat hidayah diluar sana yang hingga saat ini tidak bisa melihat keluarbiasaan seorang, Rani Mukherjee.

Aku sudah mengidolakan seorang Rani Mukherjee jauh sebelum karirnya melejit dan melegenda didunia bollywood seperti saat sekarang ini. Ketika itu rani mukherjee hanya memainkan film-film yang menurut saya bergrade-‘B’ yang jauh dari pencapaian BOX OFFICE. Tp ketika itu, sedikitpun tidak mengurangi kagumku pada Rani.

Berbicara tentang perjalanan karirnya, namanya mulai diperhitungkan setelah filmnya saathiya dan chalte-chalte berhasil diindustri perfilman. Disusul dengan filmnya HUMTUM yang juga sangat sukses hingga predikat “BEST ACTRESS” pun dianugrahkan kepadanya dalam berbagai ajang penghargaan. Setelahnya, film-film suksesnya hadir kembali. BLACK, YUVA, VEER ZAARA adalah film yang menghantarkan rani sebagai satu-satunya aktris bolliwood yang hingga saat ini pernah memenangkan dua penghargaan inti (best actress & best supporting actress) ditahun yang sama dan dalam ajang penghargaan yang sama. Tahun gemilang itu membuat seorang Rani mukherjee benar-benar diatas awan untuk kesuksesan karirnya hingga tak ada aktris yang mampu disejajarkan dengan namanya, bahkan kesuksesannya disejajarkan dengan para KHAN (amir,salman,shahrukh). Tidak berhenti disitu film suksesnya kembali rilis. KABHI ALVIDA NA KEHNA membuatnya tetap semakin kukuh diatas awan dan lewat kemampuannya berakting di film ini pula, kembali predikat “best actress” diboyongnya pada ajang IIFA award. Dan hingga saat ini pun, Rani Mukherjee adalah salah satu aktris dengan predikat “the most best actress winning” dalam ajang IIFA award.

Kemampuan beracting rani mukherjee memang sudah tidak diragukan lagi dan hal itupun telah menjadi hal fenomenal dalam perindustrian film bollywood. Satu hal pencapaian luar biasa sebagai seorang aktris yang telah rani capai ialah bahwa disetiap penampilannya ia selalu menuai pujian para kritikus film yang jelas sangat pakar dibidang perfilman dan tentunya pujian dari teman-rekan actor dan aktris. Sungguh pencapaian sempurna seorang aktris ketika berada dalam fase ini dan Rani Mukherjee memilikinya. Rani mukherjee tak lagi berakting untuk kesuksesan semata melainkan untuk pembuktian diri bahwa ia adalah sebenar-benarnya seniman film dan seorang aktris yang ia tunjukkan langsung dengan kemampuannya.

Selain prestasi gemilang yang rani miliki saat ini, ada hal lain yang juga membuatku jauh lebih mencintai rani mukherjee. Satu kalimat sederhana yang aku bisa dengan pasti katakan untuk rani adalah, “she is real, she is not fake”. Sosok rani dimataku adalah sosok yang nyata, tanpa pura-pura, tanpa pencitraan, tanpa pembelaan, dan jika memang ia terlihat baik maka itu memang berasal dari hal-hal positif yang memang ada dalam dirinya. Dalam setiap interviewnya rani mukherjee menjawabnya dengan natural mengalir sesuai bagaimana jati dirinya. Satu hal luar biasa lagi yang selalu aku kagumi dari seorang rani adalah bagaimana ia sangat menyayangi kedua orang tuanya, bagaimana ia begitu mengutamakan orang tuanya, dan bagaimana ia meletakkan orang tua diatas segala-galanya. Satu kalimat yang pernah ia katakan dan sangat menyentuh adalah “as long as my parent’s happy, I’m happy, that’s important. We can get husband, children, BUT NOT PARENTS”.

Untuk ku pribadi, aku mencintai rani mukherjee bukan karena ia sebagai seorang aktris, bukan karena ia sebagai wanita cantik dan terkenal, melainkan aku mencintainya sebagai dirinya sendiri, sebagai seorang rani mukherjee. Kesuksesan yang ia miliki saat ini hanyalah sebuah bonus untukku karna telah mengagumi.

Untukmu rani mukherjee, in this your special day, I really like to say, HAPPY BIRTHDAY and wish very best for you. I love you rani, you’re always my one and only, and im proud to be ranians.

That’s RANI MUKHERJEE through my eyes.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s